SLEMAN -- Pelatih Bhayangkara Lampung FC, Oscar Bruzon akui pertandingan melawan PSS Sleman tidak mudah. Elang Jawa berhadapan dengan The Guardians of Saburai di pekan kesembilan BRI Super League 2026/27.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/11) sore, pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
PSS unggul 1-0 lebih dahulu melalui tandukan Jajang Mulyana saat pertandingan memasuki menit ke-50. Bhayangkara FC menyamakan kedudukan melalui tendangan Sani Rizki Fauzi di dalam kotak penalti di menit ke-76.
“Ini sangat sulit bagi kami karena kemarin Selasa (3/11) menyelesaikan game I.League Cup. Dan kami besok harinya langsung mempersiapkan pertandingan ini,” kata Oscar usai laga.
Menurut Oscar, ada tiga peluang Bhayangkara FC yang terbuang sia-sia di babak pertama. Di mana itu seharusnya bisa menjadi gol. “Harusnya kami bisa membuat laga ini berbeda. Apabila menyelesaikan tiga peluang one on one dengan kiper di babak pertama,” ungkapnya.
Bhayangkara FC sebenarnya juga telah melakukan antisipasi dengan mencoba meredam set piece yang dilakukan oleh PSS. “Kami mempersiapkan soal set piece. Saya tidak percaya bahwa mereka bisa mencetak gol dari set piece,” ujar dia menambahkan.
“Kami mengapresiasi tim lawan bermain dengan tangguh. Ke depan kami akan terus evaluasi dan bagaimana mengkonversi peluang lebih efektif,” kata Oscar.
Sementara itu, pemain Bhayangkara FC Sani Rizki Fauzi mengatakan hal yang sama. Bahwa pertandingan melawan PSS tidak mudah. “Sangat berat karena tertinggal dahulu. Bersyukur tidak kalah di sini. Ke depan evaluasi semoga bisa tiga poin di laga-laga selanjutnya,” kata Sani Rizki.