Mauro Zijlstra Akui Arema FC Kesulitan, Mental Jadi Modal Hadapi PSS Sleman

Mauro Zijlstra Akui Arema FC Kesulitan, Mental Jadi Modal Hadapi PSS Sleman

8 November 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 AREMA FC

PAMEKASAN -- Kekalahan 0-3 dari Madura United FC pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/27 menjadi hasil yang harus segera dilupakan Arema FC. Kini tim dituntut membangun kembali kepercayaan diri sebelum menghadapi PSS Sleman pada pekan selanjutnya usai jeda kompetisi selama dua pekan.

Meskipun pemain Arema FC, Mauro Zijlstra mengakui pertandingan melawan Madura United berjalan sulit. Dia menilai timnya tidak cukup mampu menciptakan peluang untuk memberikan tekanan berarti kepada tuan rumah.

"Ya, seperti yang dikatakan pelatih juga. Pertandingan yang sangat sulit bagi kami. Kami pun tidak banyak menciptakan peluang, jadi situasinya memang sangat berat," kata pemain berposisi sebagai penyerang itu.

Kekalahan di Pamekasan memperlihatkan sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi Arema. Selain minimnya peluang, tim juga harus memperbaiki konsentrasi agar tidak kembali kehilangan kendali permainan dalam waktu singkat.

Dua gol Madura United menjelang akhir babak pertama menjadi pukulan bagi Arema FC. Jorge Mendonca membuka keunggulan melalui sundulan pada menit ke-45, sebelum Dimitar Mitkov menggandakan skor menjadi 2-0 pada menit ke-45+1.

Situasi tersebut membuat Arema FC memasuki babak kedua dengan beban mengejar ketertinggalan dua gol. Meski mencoba bermain lebih menyerang, upaya mereka belum cukup untuk mengubah keadaan.

Madura United justru mampu menambah keunggulan melalui Gali Freitas pada menit 90+3 sekaligus memastikan kemenangan meyakinkan di hadapan pendukungnya.

Kini memasuki jeda kompetisi, pemain Timnas Indonesia itu menyebut waktu libur yang dimiliki tim akan dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi sekaligus membangun kesiapan mental. "Jadi, sekarang kami punya waktu libur, jadi kami harus kembali menyiapkan mental agar bisa tampil lebih kuat saat melawan PSS Sleman. Jadi, kami akan memanfaatkan waktu libur ini, lalu kembali membangun performa bersama-sama," ujar Mauro Zijlstra.

Laga pekan ke-10 BRI Super League 2026/27 melawan PSS menjadi kesempatan bagi tim berjuluk Singo Edan untuk memperbaiki hasil sekaligus menghentikan tren kurang memuaskan.

Kini dengan menempati posisi ke-11 klasemen sementara dengan perolehan sembilan poin, tim membutuhkan kebangkitan agar tidak semakin tertinggal dari persaingan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baginya, pembenahan tidak hanya menyangkut aspek teknis di lapangan. Kesiapan mental dan kekompakan tim juga menjadi modal penting untuk menghadapi laga selanjutnya.