KENDAL -- Pemain asal Jepang, Yushi Yamaya, mengaku senang bisa menjalani debut bersama Kendal Tornado FC pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/27. Yushi tampil sejak menit awal saat melawan De Red FC di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Sabtu (12/9) lalu sebelum ditarik keluar di paruh kedua.
"Tentu hal yang menggembirakan saya bisa tampil dengan tim ini di kompetisi resmi. Ada motivasi lebih ketika bermain," kata Yushi, Selasa (15/9).
Winger kelahiran Kanagawa menilai sepak bola Indonesia memiliki atmosfer dan antusiasme yang sangat tinggi. Hal itu menjadi salah satu hal yang menarik perhatiannya sejak masih bermain di Jepang.
Menurut Yushi, perbedaan lain yang cukup terasa adalah tempo transisi permainan. "Sepak bola di sini memiliki transisi dari bertahan ke menyerang maupun sebaliknya yang lebih cepat dan lebih sering terjadi," ujar dia.
Selain tempo permainan, eks pemain FC Gifu itu juga merasakan perbedaan kondisi lapangan. Menurutnya, kualitas rumput alami di Jepang cenderung lebih baik sehingga lebih nyaman digunakan untuk bermain.
Sementara itu, Yushi mengakui kombinasi permainan Kendal Tornado FC pada laga sebelumnya masih belum berjalan maksimal. Ia bertekad memperbaiki aspek tersebut pada pertandingan berikutnya.
“Pada pertandingan sebelumnya, kombinasi permainan kami masih belum berjalan dengan baik. Untuk pertandingan berikutnya, saya ingin lebih fokus memperbaiki hal tersebut dan berusaha memberikan kontribusi melalui gol maupun assist," tegas dia.