PSBS dengan Mayoritas Pemain Muda, Patrias Rumere Makin Termotivasi

PSBS dengan Mayoritas Pemain Muda, Patrias Rumere Makin Termotivasi

15 September 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026-27 PSBS BIAK

SOLO -- PSBS Biak harus berjuang ekstra pada Pegadaian Championship 2026/27. Ini karena PSBS gagal memenuhi regulasi club licensing yang telah ditetapkan yang berdampak harus memulai perjalanan dengan posisi nilai -4.

Dengan serangkaian kendala yang ada, PSBS akhirnya harus tampil dengan skuad mayoritas pemain muda di Pegadaian Championship 2026/27. Tim berjuluk Badai Pasifik harus memaksimalkan para pemain muda yang tergabung ke dalam skuad tim Elite Pro Academy (EPA) PSBS musim lalu.

Dan pada laga pekan perdananya melawan Deltras FC di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (13/9) lalu, PSBS benar-benar bermaterikan mayoritas pemain muda.  

Bagi Patrias Rumere yang didapuk sebagai kapten tim di pertandingan itu mengatakan situasi saat ini jelas tidak baik. Tapi bagaimana pun, dia harus mengerahkan segenap kekuatan terbaik agar PSBS bisa tampil bagus dan bersaing di Grup B.

"Kalau melihat kondisi tim saat ini, suka tidak suka, tapi harus diterima. Karena (klub ada) faktor banned, kita ada sanksi, karena memang itu regulasi," ungkap Patrias Rumere.

Kendati demikian, dia enggan mengeluh atas keadaan saat ini. Jika saat berlaga di Super League musim lalu, skuad tim dijejali pemain senior berpengalaman plus pemain asing, kini PSBS dipenuhi pemain usia muda U21.

"Jadi kita main dengan semangat yang baru. Saya sebagai pemain senior, bisa kasih motivasi kepada adik-adik supaya kerja keras, motivasi semangat," beber Patrias Rumere.

Hal ini disebutnya bukan jadi alasan untuk bersikap pesimis terhadap jalannya kompetisi. Meski jika melihat peta kekuatan tim-tim di Grup B, tentu misi PSBS untuk memetik poin jelas tidak mudah.

Beberapa tim Grup B sedang memasang target tinggi musim ini seperti Persipura Jayapura, PS Barito Putera, Deltras FC, Persis Solo maupun Persela Lamongan. Masih ada juga tim kuda hitam seperti Kendal Tornado FC, Persiba Balikpapan, RANS Nusantara FC dan De Red FC.

"Tapi karena (tim) ini (turun di) kompetisi Liga 2 (Championship), mau tidak mau harus siap," tandas pemain asli kelahiran Biak Papua berusa 38 tahun tersebut.

Sayangnya, laga pertama PSBS Biak berakhir tak sesuai harapan. Tim asuhan Miskardi Hamin menelan kekalahan telak 0-5 melawan Deltras FC. 

"Terhadap hasil ini, tentu tidak bagus. Kita harus berbenah. Semoga semua pemain dalam kondisi baik, (yang sedang cedera) bisa sembuh dan berharap dapat hasil lebih baik lagi," pungkasnya.