SIDOARJO -- Deltras FC U16 harus mengakui keunggulan PSS Sleman U16 dalam dua pertandingan lanjutan Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27. Meski menelan kekalahan, Young Lobster memetik pelajaran berharga untuk meningkatkan kualitas permainan pada laga berikutnya.
Bertanding di Lapangan Siwalan Panji, Sidoarjo, Sabtu (10/10), Deltras FC U16 takluk dengan skor telak 0-5 pada game pertama. Hasil kurang memuaskan kembali diraih pada pertandingan kedua, Minggu (11/10), setelah mereka kalah dengan skor 3-5.
Pelatih Deltras FC U16, Muhammad Fahruddin, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil tersebut. Terlebih, dua pertandingan itu berlangsung di kandang sendiri. Kendati demikian, hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki performa tim.
“Hasil ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi kami, baik dari sisi taktis, teknik, maupun kondisi fisik pemain,” ujarnya.
Pelatih yang karib disapa Udin itu mengungkapkan, kebugaran dan daya tahan fisik menjadi salah satu kendala utama tim sepanjang pertandingan. Sejumlah pemain bahkan mengalami kram di pertengahan laga sehingga memengaruhi ritme permainan.
“Daya tahan tubuh dan ketahanan fisik dipastikan bakal menjadi porsi utama dalam agenda latihan mendatang,” imbuhnya.
Selain kondisi fisik, penyelesaian akhir juga menjadi pekerjaan rumah bagi Deltras FC U16. Meski mampu menciptakan sejumlah peluang yang mengancam gawang lawan, Young Lobster masih kesulitan memaksimalkan kesempatan menjadi gol.
Perbaikan mulai terlihat pada game kedua. Deltras FC 16 mampu mencetak tiga gol, meski belum cukup untuk menghindarkan tim dari kekalahan. Menurut Udin, ketenangan pemain saat membangun serangan hingga memasuki area pertahanan lawan masih perlu ditingkatkan.
“Kami masih perlu membenahi final pass dan penyelesaian akhir. Para pemain tampak masih tergesa-gesa, sehingga membutuhkan ketenangan dan fokus yang lebih baik saat berada di lini depan,” lanjutnya.
Hasil tersebut menjadi modal evaluasi bagi Deltras FC U16 sebelum menghadapi pertandingan tandang berikutnya melawan Bali United U16. Udin berjanji membenahi sejumlah kekurangan tim agar anak asuhnya mampu menunjukkan perkembangan dan meraih hasil lebih baik.
“Harapannya, para pemain bisa belajar dari hasil ini dan menunjukkan perkembangan yang lebih baik di pertandingan berikutnya,” tukasnya.