TANGERANG -- Pelatih Kepala Persita Tangerang Women, Febriardi Bobihoe, menyiapkan sejumlah penyesuaian taktik jelang laga sengit kontra Persija Jakarta Women dalam lanjutan pekan keempat Indonesia Women's League (IWL) 2026/27 di Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (7/11).
Menatap laga ini, Pendekar Cisadane bertekad bangkit setelah pada pekan sebelumnya takluk 0-3 dari FC Bekasi City Women. Di sisi lain, Persija yang baru kalah tipis 0-1 dari Dewa United Banten FC Women juga datang dengan misi memburu kemenangan perdana.
Febriardi menyadari kualitas dan reputasi mentereng yang dimiliki sang calon lawan. Kendati demikian, ia memastikan anak asuhnya sudah mengantongi persiapan matang sepanjang sepekan terakhir.
"Dari awal semua yang kita hadapi memang klub-klub bagus dengan materi pemain yang bagus. Yang keempat ini kita akan ketemu Persija. Sejarahnya kita tahu Persija, dan di putri mereka juga sempat ikut liga," ujar Febri dalam sesi konferensi pers jelang laga.
"Kemarin kami dan para pemain sudah sama-sama melihat bagaimana cara Persija bermain. Persija tim yang bagus, jadi sepanjang minggu ini sudah kita siapkan. Yang penting pemain mengerti dan siap untuk pertandingan besok," dia menambahkan.
Mengevaluasi performa tim saat ditekuk FC Bekasi City, Febriardi menyoroti aspek kepercayaan diri para pemainnya yang sempat goyah di awal laga sehingga kerap kehilangan bola. Namun, keberanian yang ditunjukkan di babak kedua menjadi modal berharga untuk menghadapi Persija.
"Setelah evaluasi pertandingan kemarin, apalagi saat lawan Bekasi, terlihat jelas pemain saya mungkin belum terlalu percaya pada kemampuan mereka, jadi terlalu sering hilang bola," bebernya.
"Tetapi di babak kedua mereka terbukti lebih berani dan percaya diri. Walaupun dari segi hasil kurang bagus, dari segi penguasaan bola kita bisa berada di atas Bekasi di babak kedua. Besok akan ada yang kita ubah biar kita bisa mengimbangi Persija," ucapnya lagi.
Pelatih Persita ini juga tak gentar dengan status Persija yang dinilainya hanya belum dinaungi keberuntungan di awal musim. Menurutnya, perubahan strategi yang disiapkan akan membuat duel bertajuk derbi suporter ini berjalan lebih sengit.
"Untuk Persija sendiri, semua pemainnya bagus-bagus. Kita ketahui Persija ini mungkin cuma apesnya saja belum dapat tiga poin. Tapi besok kita akan buat biar lebih kompetitif dan lebih seru lagi," tambahnya.
Menanggapi faktor bermain di hadapan publik sendiri di Indomilk Arena, Febri menegaskan antusiasme suporter justru menjadi suntikan motivasi tambahan alih-alih tekanan bagi skuatnya.
"Masalah tekanan, kemarin lawan Bekasi alhamdulillah penonton sudah banyak. Buat pemain, dengan adanya penonton ini justru bisa lebih bersemangat. Masalah tekanan saya rasa biasa untuk pemain, dan kalau sudah di dalam lapangan masalah itu akan teratasi dengan sendirinya," pungkas Febriardi.