BANDAR LAMPUNG -- Bhayangkara Presisi Lampung FC mematangkan persiapan jelang menjamu PSIM Yogyakarta dalam laga pekan keenam BRI Super League 2026/27. Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10) pukul 19.00 WIB.
Jelang duel kandang ini, Pelatih Kepala Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon, melontarkan sejumlah catatan penting untuk anak asuhnya. Juru taktik asal Spanyol tersebut meminta para pemainnya agar tidak memandang remeh calon lawan, meski sang tamu tengah berada dalam situasi yang kurang ideal.
PSIM Yogyakarta datang ke Lampung di bawah bayang-bayang transisi kepelatihan setelah berpisah dengan pelatih kepala Jean-Paul van Gastel, di mana tim kini dikendalikan oleh caretaker Guntur Cahyo Utomo. Selain itu, Laskar Mataram dipastikan tidak diperkuat bek kiri asing andalannya, Ondrej Rudzan, yang harus absen karena urusan keluarga.
Kendati demikian, Oscar Bruzon mengingatkan timnya untuk tetap menaruh respek penuh. Ia menilai menghadapi tim yang sedang melalui periode sulit adalah situasi yang sangat berbahaya karena lawan dipastikan akan berjuang ekstra keras untuk membalikkan keadaan.
"Ketika Anda bermain melawan tim yang sedang melalui periode sulit, itu sangat berbahaya karena mereka akan berusaha membalikkan keadaan. Jadi, full respek kepada rival kami dan kami tahu besok akan menjadi pertandingan yang sulit," ujar Bruzon.
Menatap laga esok, Bhayangkara FC juga dihadapkan pada tantangan dengan absennya beberapa pilar penting seperti Matias Ocampo dan Oscar Brenes. Menanggapi hal tersebut, Bruzon menegaskan bahwa timnya memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk menutup lubang yang ditinggalkan.
"Tidak adanya pemain seperti Ocampo dan Brenes bisa dilihat sebagai kendala, tetapi cara kami menghadapinya adalah dengan mencari solusi. Saya yakin para pemain yang sudah menunggu akan menunjukkan bahwa kita punya kedalaman skuad yang baik dan solusinya tidak akan mempengaruhi level performa tim," tegasnya.
Dari aspek permainan, Bhayangkara FC sebenarnya mencatatkan catatan impresif sebagai salah satu tim dengan statistik penciptaan tembakan terbanyak dan belum terkalahkan di awal musim. Namun, Bruzon mencatat ada sekitar enam poin yang terbuang percuma pada laga-laga sebelumnya akibat kurangnya konsistensi dalam mengamankan poin penuh.
Oleh karena itu, target utama The Guardians of Saburai pada laga esok adalah mentransformasikan permainan dominan tersebut menjadi kemenangan mutlak dan menjaga konsistensi di sepanjang dua babak pertandingan.
Selain aspek teknis di atas lapangan, Oscar Bruzon kembali menekankan pentingnya kedekatan emosional antara klub dan masyarakat Lampung. Ia berharap dukungan penuh dari suporter yang memadati stadion dapat menjadi tambahan energi bagi skuad Bhayangkara FC untuk terus mendulang hasil positif.