BANDAR LAMPUNG -- Gelandang andalan Bhayangkara Presisi Lampung FC, Wahyu Subo Seto, menegaskan kesiapan penuh timnya jelang menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10).
Pemain yang akrab disapa Subo ini mengingatkan rekan-rekan setimnya untuk menaruh kewaspadaan tinggi dan tidak memandang sebelah mata calon lawan. Menurutnya, status PSIM yang tengah berada dalam periode sulit justru karena baru peroleh satu pemain dan baru saja memecat pelatihnya Jean-Paul van Gastel. Ia menjadikan Laskar Mataram sebagai tim yang berbahaya dan berpotensi memberikan perlawanan sengit.
"Untuk dari pemain, yang kita perlukan hanya fokus di pertandingan besok dan jangan pernah meremehkan lawan, karena PSIM sekarang di masa sulit. Jadi, itu yang membuat mereka akan bekerja keras," ujar Subo dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
Menatap laga kandang ini, Subo memastikan bahwa seluruh skuat The Guardians of Saburai mengusung mentalitas pantang menyerah. Target mutlak yang dipatok di kandang sendiri adalah mengamankan tiga poin penuh guna memperbaiki posisi di klasemen sementara.
"Mungkin untuk memberikan yang terbaik, tapi kita juga tidak mau kalah, tidak mau seri, yang kita inginkan di kandang harus tiga poin," tambahnya.
Terkait motivasi pribadi di atas lapangan, Subo menekankan pentingnya kerja keras kolektif untuk membantu rekan setim dan mempersembahkan hasil terbaik demi kebanggaan keluarga serta klub.
"Motivasinya adalah memberikan yang terbaik untuk tim, membantu rekan setim, serta bekerja keras demi meraih kemenangan dan untuk keluarga," pungkasnya.
Dengan kombinasi strategi matang dari juru taktik Oscar Bruzon serta mentalitas tinggi dari para pemain di lapangan, Bhayangkara Presisi Lampung FC bertekad melanjutkan tren positif mereka di hadapan publik pendukung sendiri.