Van Gastel Sebut Konsistensi Jadi Pekerjaan Rumah PSIM

Van Gastel Sebut Konsistensi Jadi Pekerjaan Rumah PSIM

19 September 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 PSIM YOGYAKARTA

PAMEKASAN – PSIM Yogyakarta menelan kekalahan dari Madura United FC pada laga pekan ketiga BRI Super League 2026/27. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9) malam tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Hasil ini menjadi kekalahan kedua beruntun bagi Laskar Mataram dalam kompetisi musim ini, setelah pada laga sebelumnya harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo dengan skor 1-0.

Babak pertama berjalan alot dengan jual beli serangan dari kedua tim. PSIM tampil efektif melalui permainan kolektif dan berhasil unggul lebih dahulu lewat gol Nermin Haljeta pada menit ke-15, memanfaatkan umpan dari Ezequiel “Pulga” Vidal.

Tim asuhan Jean-Paul van Gastel sempat memperbesar keunggulan melalui gol kedua Haljeta pada menit ke-40. Akan tetapi, wasit Thoriq Alkatiri menganulir gol tersebut karena dinilai telah terjadi offside terlebih dahulu. Skor 1-0 untuk keunggulan PSIM bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Madura United tampil lebih ofensif. Menghadapi tekanan beruntun dari tuan rumah, PSIM kesulitan mempertahankan keunggulan dan kebobolan dua gol pada menit ke-71 dan ke-73. Keunggulan 2-1 bagi Madura United bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Kepala PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyayangkan performa skuadnya yang urung menuntaskan sejumlah peluang pada babak pertama, sehingga gagal mengunci kemenangan lebih awal. “Seharusnya kami bisa menentukan hasil laga ini pada babak pertama, karena kami menciptakan beberapa peluang yang seharusnya membuat tim unggul lebih jauh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Van Gastel menjelaskan bahwa timnya sempat memulai babak kedua dengan baik, sebelum akhirnya kehilangan konsistensi permainan akibat sejumlah kesalahan teknis.

“Pada babak kedua, kami memulai pertandingan dengan cukup baik, lalu Madura United jelas mulai menekan lebih banyak. Hal yang perlu kami perbaiki dengan cepat adalah konsistensi selama 90 menit,” paparnya.

“Kami membuat banyak kesalahan teknis yang tidak terjadi pada babak pertama. Seharusnya kami bisa menuntaskan pertandingan sejak babak pertama,” dia menambahkan.

Kekalahan ini menahan PSIM pada perolehan satu poin dari tiga laga awal BRI Super League 2026/27. Hasil ini tentu akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi Laskar Mataram menjelang masa jeda internasional.