SURABAYA -- Fleksibilitas menjadi salah satu modal Risto Mitrevski dalam menjalani BRI Super League 2026/27 bersama Persebaya Surabaya. Dia menegaskan kesiapannya menjalankan instruksi Bernardo Tavares, bahkan jika harus ditempatkan di posisi yang bukan posisi utamanya.
Memasuki pekan ketiga, Persebaya akan menjamu Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9) sore.
Dia melihat persaingan di kompetisi musim ini sangat ketat. Karena itu, status lawan sebagai tim promosi tidak menjadi alasan bagi Persebaya untuk menurunkan kewaspadaan.
"Kami melihatnya di setiap pertandingan, setiap lawan memiliki pemain dan skuad yang bagus serta penuh motivasi, terutama saat mereka datang ke sini untuk menghadapi kami," kata mantan pemain Dewa United itu.
Meski Persebaya memang memiliki catatan awal musim yang cukup positif. Dari dua pertandingan, tim meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang. Namun baginya catatan tersebut tidak boleh membuat tim merasa sudah berada dalam posisi aman.
"Pada pertandingan terakhir, misalnya, kami memberikan tekanan di 15-20 menit awal, seandainya kami berhasil mencetak gol saat itu mungkin kami bisa menang dengan selisih dua atau tiga gol. Namun kemudian mereka mulai bangkit dan bermain," tutur pemain asal Makedonia.
Sehingga pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa pertandingan dapat berubah ketika lawan mulai menemukan ritmenya.
"Semua tim di sini tangguh, jadi tidak ada laga yang mudah. Jika kami tidak menganggapnya serius, dampaknya akan buruk bagi kami," imbuhnya.
Kini bukan hanya soal menghadapi lawan, dia juga menunjukkan sikap fleksibel terhadap kebutuhan tim. Ia tidak mempermasalahkan posisi yang diberikan pelatih asal Portugal itu selama bisa membantu Persebaya.
"Saya bersedia bermain bahkan sebagai penyerang jika pelatih meminta saya untuk bermain. Tugas saya adalah memberikan segalanya di setiap pertandingan," ujar Risto Mitrevski.
"Jika pelatih ingin saya bermain sebagai gelandang bertahan, bek, bek kanan, atau posisi apa pun, saya akan memberikan yang terbaik pada akhirnya keputusan ada di tangan pelatih, tetapi saya siap memberikan segalanya di posisi manapun," pungkasnya.