BANTUL – PSIM Yogyakarta akan menjalani laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/26 dengan menjamu Madura United FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5) kickoff 19.00 WIB. Akan menjadi laga home terakhir musim ini, Laskar Mataram bertekad untuk mengukir kemenangan atas Laskar Sape Kerrap.
Hanya saja memang PSIM dipastikan harus kerja ekstra keras jika ingin mewujudkan kemenangan yang diincarnya. Pasalnya sang lawan, Madura United sedang dalam motivasi yang tinggi untuk dapat mencatat tiga poin guna mengamankan posisi di kasta tertinggi musim depan.
Madura United saat ini masih berada peringkat ke-15 klasemen sementara dengan nilai 32. Posisi ini dikuntit dengan ketat oleh Persis Solo yang saat ini punya 31 poin menyusul keberhasilan menang 1-0 atas Dewa United Banten FC di laga pekan ke-33 pada Sabtu (16/5) malam.
Dengan Madura United menyisakan dua pertandingan dan selisih satu poin saat ini, kemenangan juga menjadi syarat wajib bagi Madura United untuk dapat memastikan lepas dari kejaran Persis di klasemen.
Jika nanti Madura United menang atas PSIM, maka dipastikan Persis yang akan terdegradasi. Namun jika gagal menang atas PSIM, Madura United harus berjuang hingga laga pekan ke-34.
Dan walau lawannya tengah berjuang keluar dari ancaman degradasi, pelatih PSIM, Jean Paul van Gastel menyebut jika timnya akan berjuang keras mencatat kemenangan di laga home terakhirnya musim ini.
“Saya tentu ingin memenangkan laga lawan Madura United besok. Namun memang hasil laga hari ini (Persis lawan Dewa United) sangat mempengaruhi Madura United di laga besok. Mereka pasti akan main all out karena butuh menang untuk menjaga jarak dengan Persis Solo,” kata Jean Paul Van Gastel pada sesi Pre Match Press Conference, Sabtu (16/5).
Hanya saja yang pasti, pelatih asal Belanda ini menegaskan PSIM tetap fokus pada target mereka sendiri. Terlebih PSIM di laga pekan sebelumnya akhirnya kembali ke jalur kemenangan usai menaklukkan Malut United FC dengan skor 2-0.
Dia mengakui Madura United bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Karena, dia menambahkan, Madura United terbukti tampil cukup efektif pada putaran kedua musim ini.
“Di kompetisi Liga Indonesia tidak ada pertandingan yang mudah karena setiap tim sangat kompetitif. Madura United juga mengoleksi banyak poin di akhir musim ini dengan bermain low block dan transisinya. Tentu saja akan sangat sulit menghadapi tim yang bermain seperti itu di level mana pun,” pungkasnya.