Menjamu Borneo FC, Persijap Bertekad Beri Perlawanan Terbaik

Menjamu Borneo FC, Persijap Bertekad Beri Perlawanan Terbaik

16 Mei 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIJAP JEPARA

JEPARA – Persijap Jepara memastikan tak gentar untuk menghadapi Borneo FC Samarinda pada laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/26. Laskar Kalinyamat akan menjamu Pesut Etam yang tengah berburu mahkota juara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (17/5) kickoff 19.00 WIB.

Dan meski saat ini Persijap sudah dipastikan aman dari ancaman degradasi, namun pelatih Persijap, Mario Lemos tetap ingin anak asuhnya mempersembahkan permainan terbaik dan memenangi laga home terakhir musim ini.

Namun tentunya itu adalah tidak mudah mengingat Borneo FC sedang berjuang ekstra keras untuk menggapai mahkota juara di kasta tertinggi musim ini.  

Saat ini di papan klasemen, Borneo FC menyamai poin miliki Persib Bandung dan berada di peringkat kedua di bawah Maung Bandung dengan sama-sama mengoleksi 75 poin.

“Setelah laga lawan Persita yang berhasil kita menangi, pemain diberi kesempatan istirahat sebelum kembali bersiap. Kita masuk ke pekan ke-33 pada kompetisi yang panjang. Persiapan kita lancar dan pemain sudah siap,” kata pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos pada sesi Pre Match Press Conference, Sabtu (16/5).

“Dan setelah kita dipastikan tak terdegradasi, ini yang membuat anak-anak akan main dengan enjoy. Tapi kita tetap bertanggungjawab di laga besok. Apalagi kita main di kandang sendiri dan kita akan berjuang untuk hasil positif di laga besok,” ucap Mario Lemos menambahkan.

Dan kebetulan, di dua laga terakhirnya musim ini, Persijap akan menghadapi dua tim yang sedang berjuang untuk gelar juara yakni Borneo FC dan Persib.

“Pertama kita lawan Borneo FC, setelah itu lawan Persib. Kita tahu kedua tim sedang berburu gelar juara. Namun kita juga sudah dapat penuhi target tak terdegradasi. Tampil di kandang membuat kita lebih semangat untuk berjuang memenangkan laga. Kita akan tetap fight,” dia menegaskan.

Dan BRI Super League 2025/26 ini disebutnya juga punya cerita luar biasa. “Di sepakbola ada naik dan turun. Kita di putaran pertama dapat tujuh kekalahan beruntun. Tapi di putaran kedua kita bisa mencatat delapan laga tak terkalahkan. Itulah hal-hal yang hanya terjadi di sepakbola,” pungkasnya.