PSGC Siap Berbenah Sebelum Menjamu PSMS, Komunikasi Pemain Jadi Evaluasi

PSGC Siap Berbenah Sebelum Menjamu PSMS, Komunikasi Pemain Jadi Evaluasi

27 Oktober 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026-27 PSGC Ciamis

BANDA ACEH -- Pelatih PSGC Ciamis, Herry Kiswanto, menegaskan timnya akan segera melakukan evaluasi setelah kalah 1-2 dari Persiraja Banda Aceh pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/27. Salah satu fokus pembenahan adalah memperkuat komunikasi antarpemain untuk menghindari kesalahan yang berujung gol.

PSGC harus mengakui keunggulan Persiraja saat bertanding di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (24/10) malam. Dua gol tuan rumah dicetak Martin Chaves pada menit ke-46 dan Ilham Udin Armaiyn pada menit ke-51, sedangkan PSGC hanya mampu membalas melalui Ezechiel Ndouassel pada menit ke-60.

Pelatih yang akrab disapa Herkis menilai para pemainnya telah menunjukkan penampilan yang cukup baik. Namun, hilangnya konsentrasi pada momen-momen penting membuat PSGC harus membayar mahal dengan kebobolan dua gol.

“Semua pemain saya apresiasi karena tampil bagus. Cuma memang ada kelengahan dan kehilangan konsentrasi, akhirnya terjadi gol. Gol-gol tadi sebenarnya bukan dari proses serangan yang benar-benar dibangun lawan, tetapi lebih karena kesalahan di lini belakang,” ujar Herkis seusai pertandingan.

Menurut pelatih yang lahir di Banda Aceh tersebut, gol pertama Persiraja menjadi salah satu catatan penting yang harus segera diperbaiki. Ia menilai koordinasi dan komunikasi di lapangan perlu ditingkatkan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang. “Terutama gol pertama, itu memang akan kita perbaiki. Komunikasi antarpemain di lapangan harus lebih solid lagi,” katanya.

Herry menegaskan, tim pelatih akan mengevaluasi kekurangan yang terlihat dalam pertandingan melawan Persiraja sebelum menghadapi laga berikutnya. Ia berharap hasil evaluasi tersebut dapat membantu PSGC tampil lebih baik dan menjaga konsistensi permainan.

PSGC dijadwalkan menghadapi PSMS Medan pada pertandingan selanjutnya di kandang. Dengan waktu persiapan yang ada, Herry ingin anak asuhnya segera berbenah, terutama dalam menjaga konsentrasi dan memperkuat koordinasi di lini pertahanan.

“Kami tentu akan mengevaluasi kekurangan setelah pertandingan ini karena selanjutnya kami akan bermain melawan Medan. Kami harus berbenah lagi. Mudah-mudahan pada pertandingan berikutnya penampilan kami bisa lebih baik,” tutupnya.

Kekalahan dari Persiraja menjadi bahan evaluasi bagi PSGC untuk memperbaiki performa sebelum kembali bersaing di Pegadaian Championship 2026/27. Soliditas komunikasi dan disiplin pertahanan menjadi pekerjaan penting agar tim berjuluk Laskar Galuh itu dapat meraih hasil lebih baik pada laga berikutnya.