LAMONGAN -- Persela Lamongan bertekad bangkit saat menjamu Persipura Jayapura setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir Pegadaian Championship 2026/27. Dalam periode itu, Laskar Joko Tingkir mencatatkan satu kekalahan dan dua hasil imbang.
Pada pertandingan terakhir, Persela ditahan imbang De Red FC dengan skor 2-2 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (25/10). Sebelumnya, kalah 1-0 di kandang RANS Nusantara FC dan imbang 1-1 saat bertemu Deltras FC.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan melakukan pembenahan agar bisa kembali meraih hasil positif pada pertandingan berikutnya.
Menurutnya, hasil buruk yang diraih dalam beberapa laga terakhir merupakan ujian yang harus dihadapi seluruh pemain. Sebab itu, Persela dituntut segera berbenah untuk tampil lebih baik.
"Yang pasti harus bangkit karena tidak ada tim yang sempurna. Ini mungkin ujian yang harus kita terima dan kita harus berbenah, harus lebih baik lagi di pertandingan berikutnya melawan Persipura,” ungkapnya.
Mantan pelatih Timnas Indonesia kelompok umur itu juga menyebut hasil pada tiga laga terakhir sebagai pengalaman pahit dalam perjalanan Persela musim ini. Evaluasi menjadi hal penting agar timnya bisa kembali bersaing di papan atas klasemen sementara.
“Ini jadi pengalaman pahit buat kami di perjalanan liga dua tahun ini," katanya.
Persela dijadwalkan menjamu Persipura Jayapura pada pekan berikutnya di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (31/10) mendatang.