MALAKA -- Persik Kediri meraih hasil minor di Turnamen Internasional Piala Gubernur Malaka di Stadion Hang Jebat, Malaka, Sabtu (15/8). Macan Putih dihajar Phnom Penh Crown dengan skor telak 0-4.
Ezra Walian dkk sempat memberi perlawanan ketat di babak pertama. Buktinya baru pada menit ke-33 Phnom Penh Crown baru mencetak gol lewat aksi Long Phearath. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Namun pada paruh kedua, tiga gol bersarang di gawang Persik yang dikawal Andhika Ramadhani. Masing-masing gol itu dilesakkan oleh Eam Ratana menit ke-51, Daniel Bares menit ke-55 dan Yem Devit menit ke-67.
Kekalahan ini jadi pelajaran sangat berharga bagi tim asuhan Marcos Reina menjelang digulirkannya Super League 2026/27 pada 4 September mendatang. Persik Kediri masih menyisakan satu pertandingan lagi untuk memperebutkan peringkat.
Mereka menunggu partai antara Melaka FC kontra Jurong FC. Tim yang kalah akan bertemu Persik Kediri pada 17 Agustus nanti. Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengaku dapat lawan tangguh di turnamen peringatan ulang tahun Gubernur Malaka ke-76 ini.
"Pengalaman bagus bagi tim. Kami menghadapi lawan yang kuat dan sulit dihadapi. Kami baru dalam taraf pembentukan tim. Sehingga saya coba semua pemain untuk menjalankan taktik permainan di pertandingan ini," katanya.
Juru taktik Phnom Penh Crown, Oleg Starynskyi, respek dengan performa yang ditunjukkan pemain Persik Kediri. "Persik tim bagus dan memberi perlawanan yang ketat. Kami senang dapat lawan tangguh untuk persiapan Liga Kamboja. Berikutnya kami persiapkan diri untuk tampil di partai final," tutur pelatih berkebangsaan Ukraina ini.