GIANYAR -- Tugas berat ada di pundak Park Jun-heong ketika Persik Kediri menantang Bali United FC pada partai pekan kesembilan BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (8/11) sore.
Pasalnya bek berpaspor Korsel ini kehilangan koleganya di lini belakang yang selama ini jadi benteng tangguh Macan Putih. Marcelo Djalo dan kapten tim, Kiko Carneiro, kali ini harus absen karena akumulasi kartu kuning.
Namun bek senior berusia 33 tahun ini siap jadi komandan agar pertahanan tim tetap aman dari gempuran barisan serang Serdadu Tridatu yang terkenal ganas.
"Sebuah tugas berat, karena Kiko dan Marcel absen. Tapi saya siap menjaga pertahanan bersama bek lokal. Saya akan banyak komunikasi bagaimana lawan tak mudah masuk ke pertahanan kami," katanya.
Mantan pemain klub elite Liga Super Malaysia, Johor Darul Ta'zim ini mengaku sudah diberi instruksi oleh pelatih Marcos Reina cara menjaga lini belakang dan membantu serangan Persik Kediri.
"Coach Marcos Reina memberi saya solusi bagus tentang cara bertahan dan menyerang. Jadi persiapan saya dan tim sudah sempurna saat ini," ucapnya.
Park Jun-heong juga mengaku Serdadu Tridatu memiliki deretan pemain sangat produktif. Hingga pekan kedelapan lalu, tim asuhan Johnny Jansen ini paling produktif dengan mencetak 23 gol dan hanya kemasukan sembilan bola.
"Bali United tim sangat bagus dan produktif. Tapi Persik Kediri juga tim yang punya pertahanan kuat. Kami sudah memiliki sistem pertahanan baku. Jika sistem itu berjalan baik, kami bisa meredam agresivitas penyerang Bali United," tuturnya.