YOGYAKARTA -- Madura United akan memanfaatkan pemusatan latihan (TC) selama 10 hari di Yogyakarta untuk mematangkan persiapan menghadapi Super League 2026/27. Selain meningkatkan kondisi fisik dan taktik, Laskar Sape Kerrap juga menjadwalkan sejumlah pertandingan uji coba.
Sejumlah klub dari kasta Super League dan Championship bakal menjadi lawan Madura United dalam rangkaian uji coba tersebut. Beberapa di antaranya yakni Java United, Borneo FC Samarinda, dan PS Barito Putera.
Manajer Madura United, Umar A. Wachdin, menyebut laga uji coba menjadi bagian penting dalam program TC. Pertandingan tersebut akan digunakan untuk mengukur perkembangan tim sekaligus mengevaluasi penerapan materi latihan.
“Rangkaian uji coba ini adalah bekal berharga kami menjelang bergulirnya kompetisi,” ujar Umar.
Menurutnya, evaluasi tidak hanya berpatokan pada hasil pertandingan. Tim pelatih juga akan memperhatikan koordinasi antarlini, penerapan skema permainan, kondisi fisik, serta kemampuan pemain dalam menjalankan instruksi.
Selain aspek teknis, TC di Yogyakarta ditujukan untuk membangun kekompakan skuat. Intensitas latihan dan pertandingan diharapkan dapat memperkuat kemistri antarpemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
“Target utama kami adalah melihat sejauh mana progres kesiapan tim serta memastikan seluruh pemain berada dalam performa puncak,” tambahnya.
Menghadapi tim dari kompetisi berbeda juga menjadi kesempatan bagi Madura United untuk menguji kedalaman dan kekuatan skuat dalam atmosfer pertandingan, yang lebih kompetitif.
Hasil evaluasi dari seluruh rangkaian latihan dan uji coba di Yogyakarta nantinya akan menjadi bahan bagi tim pelatih untuk melakukan pembenahan sebelum Madura United memulai perjuangan di Super League musim baru nanti.