BANGKOK -- Hasil positif Persija Jakarta saat menghadapi Police Tero pada uji coba di Alpine Football Camp Training, Bangkok, Rabu (19/8) lalu, menjadi salah satu gambaran perkembangan tim setelah menjalani program intensif selama sepekan di Tailan. Namun, bagi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kemenangan 2-1 tersebut bukanlah ukuran utama dari proses yang sedang dijalani Macan Kemayoran.
Pelatih asal Korea Selatan itu lebih menaruh perhatian pada bagaimana para pemain menjalankan instruksi yang diberikan. Penerapan taktik serta perkembangan pola permainan menjadi aspek yang ingin terus dilihatnya selama rangkaian training camp berlangsung.
Di sisi lain, kondisi fisik pemain juga menjadi bagian penting dari evaluasi. Sebelum memasuki pekan kedua training camp di Bangkok, Persija terlebih dahulu mendapatkan menu latihan dengan intensitas tinggi selama berada di Hua Hin.
Dua sesi latihan setiap hari diberikan untuk membangun kekuatan, kebugaran, dan daya tahan pemain.
Beban tersebut membuat kondisi fisik para pemain belum sepenuhnya pulih ketika menghadapi Police Tero. Rasa lelah masih terasa, tetapi Shin melihat adanya perkembangan positif dari sisi kapasitas fisik para pemain.
“Meskipun setelah latihan fisik tubuh para pemain saat ini masih terasa berat, mereka tetap menunjukkan usaha untuk melaluinya. Tubuh memang masih terasa berat saat ini, tetapi secara fisik tenaga para pemain sudah jauh lebih bertambah,” tutur Shin Tae-yong.
Setelah mendapatkan gambaran dari latih tanding pertama, Persija kini bersiap menjalani pertandingan kedua dengan menghadapi Chiangrai United pada Sabtu (22/8). Laga tersebut akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Shin untuk melihat sejauh mana tim mampu menerapkan permainan yang diinginkannya.
Pada pertandingan kedua, pelatih yang akrab disapa STY berencana memberikan kesempatan lebih besar kepada komposisi yang diproyeksikan sebagai tim utama. Fokusnya bukan sekadar mengejar hasil, melainkan memperkuat pola permainan yang tengah dibangun.
“Untuk pertandingan kedua, kami akan berusaha membuat tim utama yang bisa bermain semaksimal mungkin dan terus membangun pola permainan yang ingin kami terapkan. Sebab, hal seperti itu tidak bisa terjadi dalam semalam sehingga harus terus disempurnakan,” katanya.