BOGOR -- PSS Sleman akan menjalani laga tandang di pekan kedelapan BRI Super League 2026/27. Skuat Super Elang Jawa akan dijamu Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (1/11) kickoff pukul 19.00 WIB.
Untuk pertandingan ini, anak asuhan pelatih Pieter Huistra tentunya mengemban misi yang tak mudah. Pertama adalah misi untuk bangkit usai menelan kekalahan di laga pekan sebelumnya dari Borneo FC Samarinda di kandang sendiri, juga misi untuk revans pada Garudayaksa FC.
PSS bertekad membalas kekalahan di final Pegadaian Championship 2025/26 lalu. Saat itu pada laga puncak kasta kedua, PSS yang main di kandang sendiri kalah dengan skor 3-4 lewat adu tendangan penalti setelah main imbang 2-2 di waktu normal.
“Menjadi pertandingan yang menarik karena kedua tim tahun lalu bertanding di laga final Liga 2. Namun tentunya situasi saat ini sudah berbeda. Pertandingan di Super League berbeda dengan Liga 2,” kata Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra.
Dijelaskannya, pada kasta Super League, taktik jauh lebih penting dibandingkan saat berlaga di kasta Liga 2. “Pada level Liga 2, Anda bisa mengandalkan banyak kualitas individu. Namun, di kasta Super League, Anda membutuhkan sebuah tim dan aspek taktik sangat penting,” dia menegaskan.
Pieter Huistra juga menuturkan tentang banyaknya pelatih asing yang menerapkan pendekatan taktik berbeda-beda. “Kami harus melihat dan beradaptasi dengan situasi tersebut serta mengambil keuntungan dari situasi seperti ini,” ucapnya menambahkan.
Mantan pelatih Borneo FC itu juga menegaskan bahwa PSS harus segera bangkit dari kondisi yang ada saat ini. “Sudah saatnya bagi PSS untuk mulai mendapatkan momentum dan tentunya juga mendapatkan poin. Kami sangat membutuhkannya. Itu yang paling penting bagi kami saat ini,” ucap Pieter Huistra lagi.
Apa yang disampaikan Pieter Huistra tentunya sangat beralasan. Pasalnya hingga menjalani laga pekan ketujuh lalu, PSS hanya mampu mencatat empat poin hasil dari sekali menang, sekali imbang dan lima kali kalah.
Bahkan di dua laga terakhirnya, PSS tak mampu mencatat poin setelah menelan dua kekalahan beruntun. Yakni kalah 1-2 dari Persik di Kediri dan juga takluk dengan skor yang sama dari Borneo FC di laga home.
Saat ini PSS masih ada di peringkat ke-15 atau satu strip di bawah Garudayaksa FC yang punya lima poin.