BANTUL -- Bulan November menjadi periode penting sekaligus menantang bagi salah satu kontestan BRI Super League 2026/27, Borneo FC Samarinda. Tim harus menghadapi rangkaian pertandingan dengan jarak waktu yang berdekatan, disertai perjalanan antarkota yang berpotensi menguras tenaga pemain.
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menyadari situasi tersebut membutuhkan persiapan khusus. Bukan hanya soal menentukan pemain utama, tetapi juga memastikan seluruh anggota skuad berada dalam kondisi siap ketika mendapat kesempatan bermain.
Tantangan itu sudah dimulai ketika Borneo FC menjalani pertandingan melawan PSS Sleman pada pekan ketujuh. Setelah meraih kemenangan 2-1 di Stadion Maguwoharjo, tim langsung mengalihkan perhatian ke laga berikutnya pekan kedelapan menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11) sore.
"Ya. Bulan November akan menjadi masa yang berat bagi kami. Namun di saat yang sama, menurut saya ini justru memotivasi, karena dalam sepak bola, semua orang tentu ingin terus bertanding, bukan?," ujar pelatih asal Portugal itu.
"Kami memahami tantangan dari sisi fisik terkait perjalanan, mengingat kondisi geografis Indonesia yang membuat perjalanan menjadi sulit. Terlebih lagi dengan jeda waktu yang singkat antarpertandingan, situasi ini tentu menambah tantangan bagi kami. Kami berupaya menyiapkan seluruh pemain agar selalu siap saat kesempatan tiba, mereka bisa tampil maksimal, memberikan respons yang positif, serta membuat bangga para penggemar di Samarinda," imbuhnya.
Kini menghadapi jadwal padat, rotasi menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran pemain. Namun, keputusan tersebut tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Pelatih harus mempertimbangkan kondisi fisik, kebutuhan taktik, serta kesiapan pemain yang akan masuk ke dalam susunan utama.
Borneo FC juga masih harus membagi perhatian ke sejumlah kompetisi lain musim ini, yakni AFC Challenge League, ASEAN Club Championship, dan I.League Cup 2026/27. Dengan banyaknya pertandingan yang harus dijalani, kedalaman skuat menjadi faktor penting agar tim tidak kehilangan daya saing.
Mauro Jeronimo ingin setiap pemain memahami bahwa kesempatan tampil bisa datang kapan saja. Karena itu, seluruh anggota tim harus menjaga kesiapan selama menjalani latihan maupun pemulihan.
"Kami harus menyikapi ini sebagai tantangan besar bagi klub dengan penuh motivasi dan harapan agar kami bisa meraih hasil yang baik," pungkasnya.