MAKASSAR -- Madura United FC U18 masih memiliki pekerjaan rumah dalam penyelesaian akhir setelah menjalani dua pertandingan melawan PSM Makassar U18 pada Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27 di Stadion Bosowa Sport Center, Makassar.
Dalam dua pertandingan yang berlangsung Sabtu-Minggu (10-11/10), Laskar Sape Kerrab Ngodeh belum mampu memaksimalkan peluang yang didapat. Pada game pertama, Sabtu (10/10), kedua tim bermain imbang tanpa gol. Sementara pada game kedua, Minggu (11/10), Madura United U18 kembali gagal meraih kemenangan.
Pelatih Madura United U18, Noerjati, mengungkapkan bahwa anak asuhnya sejatinya mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun, dominasi tersebut belum diimbangi dengan ketajaman di depan gawang lawan.
Menurutnya, sejumlah peluang emas yang tercipta seharusnya bisa dikonversi menjadi gol. Sayangnya, buruknya penyelesaian akhir membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.
“Pertandingan menarik, anak-anak bisa menguasai pertandingan. Hanya kelemahannya di finishing, banyak peluang yang disia-siakan,” ujarnya.
Noerjati menegaskan, aspek penyelesaian akhir akan menjadi salah satu fokus utama dalam sesi latihan berikutnya. Dia ingin meningkatkan ketenangan dan mentalitas pemain saat berhadapan langsung dengan penjaga gawang lawan, terutama para penyerang.
“PR saya ke depan melatih pemain untuk latihan finishing mentality-nya. Kami perbaiki ketika di depan gawang lawan,” ungkapnya.
Selain penyelesaian akhir, Noerjati juga menyoroti organisasi permainan di lini belakang. Meski pertahanan Madura United U18 relatif mampu meredam serangan lawan, sejumlah kesalahan individu masih menjadi catatan yang perlu segera dibenahi.
Dia menyayangkan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari, terlebih ketika tim sudah berada dalam posisi unggul pada pertandingan kedua. Kelengahan itu membuat lawan mampu memanfaatkan situasi untuk mencetak gol.
“Organisasi di belakang kami perbaiki lagi karena masih banyak kesalahan individual yang tidak perlu. Tadi ada kejadian kesalahan individual, jadi terjadi gol. Padahal kami sudah unggul duluan,” jelasnya.
Hasil melawan PSM Makassar U18 menjadi bahan evaluasi bagi Madura United U18 sebelum kembali berlaga pada pekan berikutnya. Noerjati berharap pembenahan di sektor depan dan belakang bisa membuat tim tampil lebih efektif.
Selanjutnya, Madura United U18 dijadwalkan menghadapi Persebaya U18 di Madura United Training Ground (MUTG), Pamekasan, pada Sabtu-Minggu (17-18/10).