Persija U18 Tuntaskan Pekan Kedua dengan Hasil Sempurna

Persija U18 Tuntaskan Pekan Kedua dengan Hasil Sempurna

12 Oktober 2026

EPA ONE U18 2026-27 PERSIJA JAKARTA U18

DEPOK -- Persija Jakarta U18 mengakhiri rangkaian pertandingan pekan kedua Elite Pro Academy (EPA) ONE 2026/27 dengan catatan impresif. Bermain di Persija Training Ground, Depok, pada Sabtu–Minggu (10–11/10) skuad asuhan Ramdani Lestaluhu sukses mengamankan dua kemenangan atas Java United U18.

Produktivitas tinggi menjadi salah satu catatan menonjol dari penampilan Macan Kemayoran Muda. Pada pertemuan pertama, Sabtu (10/10), Persija U18 tampil tajam dan mencatatkan kemenangan 9-0. Sembilan gol tercipta melalui kontribusi Greyfaldi Abdulmanan (4’, 60’), Obama Rusdi (25’, 54’), Bayu Airlangga (33’), Mahesa Dewa (50’), Rayyan Tsaqeef (88’), serta Samuel Cundrad (90’, 90+2’).

Persija U18 kemudian menjaga konsistensinya pada laga berikutnya. Bertanding pada Minggu (11/10), mereka kembali mengungguli Java United dengan skor 3-0. Rifaldi Rustam membuka keunggulan pada menit ke-29, disusul Muhammad Rasyid pada menit 45+3 dan Obama Rusdi pada menit ke-69.

Di balik dua hasil positif tersebut, Ramdani melihat adanya perkembangan dalam penerapan strategi yang telah disiapkan. Para pemain dinilai mampu menerjemahkan instruksi dengan baik, meskipun evaluasi tetap diperlukan untuk meningkatkan kualitas permainan.

“Secara umum, para pemain sudah bermain sesuai dengan apa yang kami inginkan. Tentu, masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama terkait aspek individual pemain. Kami akan terus memperbaiki dan mengembangkan kemampuan mereka agar bisa tampil lebih baik pada pertandingan-pertandingan berikutnya,” tutur Ramdani.

Bagi Ramdani, capaian selama dua pertandingan itu bukanlah tujuan akhir. Ia menekankan bahwa perkembangan pemain harus tetap menjadi perhatian utama, sejalan dengan misi pembinaan yang dijalankan Persija U18.

“Bagi kami, hasil pada pertandingan pertama maupun kedua bukanlah satu-satunya tolok ukur. Hal yang terpenting adalah bagaimana para pemain terus belajar dan menunjukkan perkembangan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

Sebab, tujuan utama dari proses pembinaan ini adalah mempersiapkan mereka untuk bisa menembus tim utama. Karena itu, mereka harus terus berkembang, baik dari segi kemampuan individu maupun pemahaman dalam bermain sebagai sebuah tim,” katanya lagi.