SURABAYA -- Keputusan menunjuk Yuran Fernandes sebagai eksekutor penalti menjadi salah satu momen penting dalam kemenangan Persebaya Surabaya atas Madura United pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/27. Dia berhasil menjalankan tugasnya pada penghujung pertandingan, membuka jalan tim untuk mengamankan kemenangan 3-1.
“Kami berlatih eksekusi penalti pada sesi latihan terakhir dan punya banyak pemain yang mampu menjadi eksekutor. Pada sesi latihan terakhir, Yuran adalah pemain yang paling banyak mencetak gol dari titik penalti, jadi dia yang mengambil bola dan melakukan eksekusinya,” tutur pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
Keberhasilan Yuran mengeksekusi penalti bukan hanya mengubah kedudukan, tetapi juga membantu menjaga kepercayaan diri pemain setelah pertandingan berlangsung ketat.
Persebaya sempat berada dalam situasi sulit ketika Madura United menyamakan kedudukan. Gol dari titik putih kemudian mengembalikan keunggulan tuan rumah sebelum Yann Mabella menambah gol pada masa tambahan waktu.
“Terkait penalti, akhirnya kami berhasil mencetak gol dari titik penalti, dan saya senang karena hal itu juga penting bagi kepercayaan diri para pemain maupun tim secara keseluruhan,” imbuhnya.
Kemenangan Persebaya juga ditandai kontribusi tiga pemain berbeda. Miguel Pereira membuka keunggulan, Yuran Fernandes mencetak gol melalui penalti, sedangkan Yann Mabella memastikan hasil akhir 3-1.
“Menurut saya, saya selalu senang siapa pun yang mencetak gol. Bagi saya, bahkan jika kiper yang mencetak gol pun tidak masalah yang penting ada seseorang yang mencetak gol," pelatih asal Portugal itu.
“Saya senang karena kali ini Miguel, Yuran, dan Yann yang mencetak gol. Mungkin di pertandingan berikutnya pemain lain yang bisa mencetak gol, tetapi yang terpenting adalah sikap yang ditunjukkan oleh para pemain serta tiga poin yang berhasil kami raih,” sambungnya.
Sementara itu terkait satu-satunya gol yang dicetak mantan pemain Persebaya, Gali Freitas yang mencetak gol untuk Madura United, Bernardo Tavares memilih memberikan doa terbaik bagi sang pemain.
“Mengenai Gali, saya mendoakan yang terbaik untuknya, tetapi saat ini saya harus fokus pada para pemain dan tim kami sendiri. Menurut saya, Madura memiliki tim dan skuad yang bagus, dan pertandingan tadi pun berjalan dengan baik,” pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro itu.