JAKARTA - Bek sekaligus kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, berkomentar terkait akhir perjuangan Macan Kemayoran yang dipastikan finis di peringkat ketiga BRI Super League 2025/26.
Meski masih menyisakan dua laga, koleksi 65 poin saat ini dipastikan tak bisa disalip pesaing terdekatnya, Dewa United Banten FC, yang mengoleksi 53 poin. Di sisi lain, Persija pun tak bisa menggeser peringkat kedua, Borneo FC Samarinda, yang memiliki 75 poin.
“Musim ini masih menyisakan dua laga, tetapi posisi Persija sudah dipastikan berada di peringkat ketiga. Posisi akhir klasemen ini jelas bukan target dan hasil yang kami harapkan. Saya meminta maaf atas hasil ini, terutama kepada pendukung setia kami, The Jakmania."
"Musim yang tidak mudah. Ups and downs dalam sepak bola memang merupakan hal yang wajar, tetapi yang terpenting kami harus mengambil pelajaran dari setiap kesalahan yang dibuat. Namun, yang bisa saya pastikan, tim ini telah berusaha berada di jalur yang lebih baik dari tahun ke tahun,” ucap Ridho.
Bagi Ridho, pekan ke-32 kontra Persib Bandung (10/5) merupakan pertandingan kunci yang menentukan. Tensi panas kerap terjadi dalam pertandingan seperti itu, termasuk adanya insiden kecil selepas laga.
“Adanya insiden itu menimbulkan berbagai tafsir. Biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya. Namun, yang terpenting dari semua ini, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan. Setelah semua selesai, kami para pemain tetap menjalin komunikasi dengan baik. Terima kasih atas semua saran dan kritik yang diberikan kepada kami,” ujar bek berusia 24 tahun itu.
Kini, Ridho memastikan bahwa Persija akan berjuang maksimal di sisa musim. “Akhir kata, kami akan berusaha menyelesaikan sisa pertandingan musim ini dengan baik. Setelah itu, akan ada evaluasi dan pembenahan di seluruh elemen, termasuk diri saya sendiri, untuk meraih hasil yang lebih baik lagi untuk Persija,” katanya.