BANDAR LAMPUNG -- Persebaya Surabaya menegaskan kesiapannya jelang laga versus Bhayangkara Presisi Lampung FC. Laga pembuka alias pekan pertama BRI Super League 2026/27 itu digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9) sore.
Bajul Ijo datang tanpa rasa jemawa usai menjuarai ajang pramusim Piala Presiden 2026. Gelandang asing Francisco Rivera memastikan seluruh armada tim siap menjawab ekspektasi tinggi suporter.
"Ya, kita kerja keras di pramusim ini. Kita di dalam Piala Presiden, di Tailan, kita kerja keras dan sudah siap untuk pertandingan besok. Seperti kata Pelatih, kita semua bisa beradaptasi dengan cepat untuk pertandingan besok," kata Rivera dalam sesi jumpa pers jelang pertandingan, Jumat (4/9).
"Main di Persebaya selalu ekspektasi tinggi. Musim ini kita sudah siap dan besok akan memberikan 100 persen," lanjut pemain bernomor punggung 10 tersebut.
Di sisi lain, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak jemawa dengan status juara pramusim. Juru taktik asal Portugal itu menilai predikat juara justru melecut motivasi berlipat tim lawan.
"Apa yang kami lakukan sebelumnya tidak akan membantu kami besok. Oke, kami senang bisa menjuarai suatu kompetisi, tetapi kami harus bekerja keras," tegas Tavares.
"Jika saya menjadi pelatih Bhayangkara FC, saya akan berkata kepada tim saya, Ayo kita kalahkan Juara Piala Presiden!. Jadi itu bisa menjadi motivasi ekstra bagi mereka," sambung pelatih berlisensi UEFA Pro ini.
Mantan juru taktik PSM Makassar itu turut menyoroti rekor kelam beberapa klub yang sering kedodoran setelah menjuarai turnamen pramusim. Salah satunya adalah Arema FC yang sudah sudah empat kali menjuarai Turnamen pramusim ini, tetapi penampilan di liga tidak begitu bagus.
"Jadi sejujurnya, apa yang kami lakukan sebelumnya (juara Piala Presiden) tidak akan membantu kami besok. Jika kami ingin bermain bagus, kami harus menunjukkan di dalam lapangan bahwa kami menginginkannya (tiga poin) lebih dari mereka," pungkas Tavares.