PSIM Akhiri Kompetisi di Peringkat ke-11

PSIM Akhiri Kompetisi di Peringkat ke-11

23 Mei 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PSIM YOGYAKARTA

MALANG – PSIM Yogyakarta harus puas dengan hasil kekalahan di laga terakhirnya atau di pekan ke-34 BRI Super League 2025/26. Dijamu Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5), PSIM kalah dengan skor 1-3 dari Singo Edan.

Gol-gol Arema FC pada laga itu dicetak lewat Joel Vinicius menit ke-3, Dalberto Luan Belo menit ke-48 dan Valdeci Moreira menit ke-90. Sedangkan satu-satunya gol balasan PSIM dicetak oleh Deri Corfe menit ke-54.

Hasil ini membuat PSIM mengakhiri kompetisi dengan koleksi 45 poin dan tetap ada di peringkat ke-11. Dari 34 pertandingan yang dijalaninya, Laskar Mataram mengukir hasil 11 kali menang, 12 kali imbang, dan 11 kali kalah.

Anak asuhan pelatih Jean Paul Van Gastel sepanjang musim ini mencetak 43 gol dan kebobolan 44 gol. Sebagai informasi, capaian ini sudah melampaui target yang diusung manajemen yakni 42 poin di musim perdananya usai promosi ke kasta tertinggi musim lalu.

Menyikapi hasil kekalahan dari Arema FC di laga pamungkas ini, pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel tetap merasa kecewa. Start yang buruk dengan kebobolan cepat di awal laga mempengaruhi perjuangan timnya di laga itu.  

“Menurut saya, sebagian besar pemain PSIM di babak pertama belum benar-benar masuk ke dalam pertandingan. Akibatnya, saat laga baru berjalan beberapa menit, kita sudah kebobolan akibat kesalahan individu,” kata Van Gastel.

Namun demikian, pelatih asal Belanda itu menyebut timnya sempat mencoba merespons dengan memperbaiki performanya di babak kedua. Perubahan taktikal dilakukan dengan harapan bisa lebih baik lagi.

“Kemudian kami mengubah formasi dan kami memulai babak kedua dengan baik. Namun sayangnya, kami kembali kebobolan di menit-menit awal,” dia menambahkan.

Dan usai berhasil memperkecil jarak, PSIM ternyata kembali harus kebobolan. “Kami mengambil banyak resiko demi mengejar ketertinggalan, namun justru harus kebobolan lagi menjadi 3-1 lewat gol yang indah,” ucap Van Gastel lagi.

Mengakhiri kompetisi di peringkat ke-11 klasemen akhir disebut Van Gastel sebagai hasil yang tidaklah buruk. “Saya rasa kami telah melewati musim yang bagus. Banyak orang tidak menyangka kami bisa tampil hingga di posisi seperti ini. Saya sangat senang dengan performa tim sepanjang musim,” dia menegaskan.