KEDIRI - Usai sudah pengabdian Adrian Luna bersama Persik Kediri. Pemain asal Uruguay itu dikembalikan ke klub asalnya, Kerala Blasters, setelah paruh kedua dipinjam Macan Putih mengarungi BRI Super League 2025/26.
Adrian Luna datang bersamaan dengan Ernesto Gomez, Chechu Menesses, Jon Toral, dan dua bersaudara, Rezaldi serta Hamra Hehanussa. Kendati sebagai pendatang baru, Adrian Luna langsung jadi andalan dan idola Persikmania.
Total dia beraksi dalam 15 pertandingan dengan dua kali mencatatkan nama di papan skor berkat golnya. Selain itu Adrian Luna juga punya peran penting dalam proses terciptanya empat gol Persik Kediri lewat assist cantiknya.
Gol debut Adrian Luna di Indonesia tercipta ketika Persik Kediri menang 3-2 dalam pertandingan menghadapi Bali United FC di Stadion Brawijaya, 30 Januari 2026. Pemain berumur 34 tahun itu, kembali mencetak gol saat Persik Kediri mengalahkan Semen Padang di pekan ke-32.
Gol Adrian Luna menjadi penutup kemenangan 0-3 Persik Kediri pada laga di Stadion Haji Agus Salim Padang itu. "Meski singkat, Adrian Luna memberikan kontribusi besar dalam perjalanan musim lalu. Tidak hanya melalui gol dan assist, ia juga memberikan perbedaan dalam permainan Persik Kediri. Kami berterima kasih atas kontribusinya selama ini," ujar Manajer Tim Persik Kediri Rachmad Tri Kuncara.
Saat kompetisi berjalan, Adrian Luna sempat mengungkapkan merasa betah berkarier di Indonesia. Bahkan dia berharap bisa mengikuti jejak dua mantan pemain Persik Kediri asal Uruguay yakni Cristian Gonzales dan Ronald Fagundez, di Liga Indonesia tahun 2004-2009 silam.
"Ya, saya tahu di tim ini pernah punya legenda dari Uruguay. Saya sangat nyaman dan ingin melanjutkan karier di Indonesia. Saya juga senang tinggal di Kediri," ucapnya saat itu.