KEDIRI -- Marcos Reina memperbaiki kinerja lini depan Persik Kediri jelang menjamu Persita Tangerang pada laga pekan kedelapan BRI Super League 2026/27 di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (31/10) sore WIB. Pelatih asal Spanyol itu menilai barisan serang Macan Putih kurang klinis dalam memanfaatkan peluang mencetak gol.
Padahal hingga pekan ketujuh lalu Persik Kediri selalu mendominasi permainan. Termasuk deretan peluang bikin gol. "Kita sudah bermain baik dan selalu mendominasi di banyak pertandingan. Tapi kita kurang klinis di pertandingan terakhir lawan Persija Jakarta. Padahal beberapa pekan sebelumnya lini depan cukup taktis bermain. Kekurangan ini kita sedang perbaiki," kata Marcos Reina.
Dia mengungkapkan perbaikan penyelesaian akhir itu jadi menu utama di latihan untuk menghadapi Pendekar Cisadane.
"Kita sudah mampu mendominasi, menekan lawan, dan membuka peluang dari berbagai cara, tapi kalau pemain tak bisa mengkonversi jadi gol rasanya ini kurang efektif. Finishing klinis jadi bagian latihan kita saat ini," jelasnya.
Dari evaluasi tersebut, tampaknya Marcos Reina ingin Kiko Carneiro dkk. menambah jumlah koleksi gol. Karena hingga kini Persik Kediri masih memasukkan delapan dan kebobolan enam bola.
Jumlah kemasukan gol ini menjadikan lini belakang Persik Kediri salah satu paling sulit ditembus lawan. Mereka sejajar dengan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya yang baru enam kali memungut bola dari gawang.
"Saya senang punya gelandang dan penyerang bagus. Variasi permainan di sepertiga pertahanan lawan juga baik. Tapi finishing harus lebih klinis agar agregat memasukkan tambah banyak lagi," tuturnya.