JAKARTA -- Persija Jakarta memasuki fase akhir persiapan menuju Super League 2026/27 dengan bekal rangkaian pertandingan yang cukup kompetitif. Setelah melewati Piala Presiden 2026 dan menjalani pemusatan latihan di Tailan, Macan Kemayoran melanjutkan persiapan melalui laga uji coba internasional menghadapi Brisbane Roar.
Perjalanan Persija di Piala Presiden 2026 lalu diawali dengan hasil kurang maksimal. Menghadapi Persebaya pada laga perdana Grup B, Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 0-1.
Persija kemudian bangkit pada pertandingan kedua. Sempat tertinggal, Stjepan Loncar dkk. mampu mengakhiri duel kontra Port FC dengan skor 2-2. Momentum tersebut berlanjut pada laga terakhir fase grup ketika Persija tampil meyakinkan dan mengalahkan PSMS dengan skor 4-1.
Tambahan hasil tersebut memastikan Persija melaju ke semifinal sebagai runner up Grup B. Tiket ke final memang belum berhasil diamankan setelah kalah 1-2 dari Persib, tetapi Macan Kemayoran segera merespons pada pertandingan berikutnya.
Pada perebutan peringkat ketiga, Persija tampil agresif dan berhasil menundukkan Arema dengan skor 3-1. Hasil itu sekaligus memastikan perjalanan Persija di turnamen pramusim ditutup dengan kemenangan.
Agenda persiapan kemudian berlanjut ke Tailan. Selama menjalani training camp, Persija mendapat kesempatan menguji perkembangan tim melalui dua pertandingan. Fabio Calonego dkk masing-masing berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Police Tero dan Chiangrai United.
Ujian berikutnya hadir di Jakarta. Dalam agenda Rise For Glory! Persija Team Launch and Friendly Match, Macan Kemayoran menghadapi Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS). Persija tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 4-0.
Rangkaian pertandingan tersebut memberikan gambaran perkembangan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Bagi pelatih Persija, Shin Tae-yong, performa dalam laga-laga persiapan menjadi bagian penting untuk memastikan skuad berada dalam kondisi terbaik ketika menghadapi kompetisi yang sesungguhnya.
Terlebih, Persija langsung mendapatkan tantangan berat pada dua pekan pertama Super League 2026/27. Borneo FC Samarinda yang mengakhiri musim lalu sebagai runner up, akan menjadi lawan pertama pada 5 September 2026.
Tujuh hari kemudian, Persija kembali menghadapi pertandingan besar. Kali ini, juara bertahan Persib telah menanti pada 12 September 2026.
Shin Tae-yong menyadari kualitas dua lawan awal tersebut. Karena itu, ia meminta anak asuhnya menjaga kesiapan dan memberikan kemampuan terbaik sejak pertandingan pertama.
"Mengenai Persib Bandung dan Borneo FC, mereka adalah tim yang mengakhiri musim di peringkat satu dan dua, jadi mereka adalah tim yang sangat bagus. Oleh karena itu, kami harus memberikan yang terbaik di pertandingan pertama, kedua, dan di seluruh pertandingan," ucap Shin Tae-yong.