MEDAN -- PSMS Medan menunjukkan kekuatan mental saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/27. Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-39, Ayam Kinantan tetap mampu mengamankan tiga poin.
PSMS Medan meraih poin sempurna dengan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Minggu (25/10) malam. Dua gol kemenangan dicetak olah Muhamad Raihan Utama dan Javier Siverio Toro pada babak pertama.
Selepas membawa timnya unggul dua gol, Severio harus mandi lebih cepat. Dia diusir dari pertandingan akibat diganjar kartu merah oleh wasit Ridwan Pahala saat waktu normal babak pertama masih tersisa enam menit.
Namun, mereka tetap bisa menjaga keunggulan hingga peluit panjang. Walaupun, PSIS Semarang bisa mempertipis kedudukan lewat gol yang dicetak Fitra Ridwan pada masa tambahan waktu.
Semangat dan mental skuat PSMS Medan mendapatkan apresiasi khusus dari Pelatih Eko Purdjianto. Sebab, mereka tetap bisa mempersembahkan tiga poin dengan bermain 10 pemain sebelum turun minun.
"Terima kasih, yang pasti kami syukuri lagi. Tapi terjadi lagi kartu merah pada babak pertama. Luar biasa perjuangan pemain dengan susah payah mempertahankan keunggulan," ucal pelatih asal Semarang ini.
Pelatih PSMS Medan mengakui, sejatinya tidak mudah berlaga dengan jumlah pemain kurang. Dia pun mengubah rencana bermain saat situasi tersebut terjadi. Mereka yang semula benguasai bola, kemudian memilih bertahan dan serang balik.
"Pertama, kita memang kesulitan lagi di babak pertama bermain dengan 10 pemain. Tadinya kami memegang possession, tetapi setelah kehilangan pemain, kami bertahan dan melakukan serangan balik. Terlepas dari itu, kami tetap berusaha memegang bola agar tidak mudah hilang," tutup Eko Purdjianto.
Hasil ini membuat PSMS Medan naik ke posisi ked-2 klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship musim ini dengan membukukan 14 poin, tertinggal empat poin dari PSPS Pekanbaru.