SIDOARJO -- Madura United U20 harus mengakui keunggulan Deltras FC U20 dengan skor telak 0-5 pada pertandingan lanjutan Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27, Sabtu (24/10).
Lima gol kemenangan tuan rumah tercipta pada babak pertama. Madura United U20 kesulitan keluar dari tekanan sehingga lini pertahanan mereka harus bekerja keras menghadapi serangan Deltras FC.
Memasuki babak kedua, Laskar Sape Kerrab Ngodeh mampu memperbaiki permainan dan mengimbangi permainan tuan rumah. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk mengejar ketertinggalan, bahkan mereka gagal mencetak gol hingga pertandingan berakhir.
Pelatih Madura United U20, Akhsanul Viddin, mengatakan, anak asuhnya tidak mampu mengatasi tekanan lawan pada babak pertama. Kondisi tersebut membuat pertahanan timnya rapuh hingga kebobolan lima gol.
"Babak pertama menjadi masalah. Anak-anak tidak bisa keluar dari tekanan," ujarnya.
Viddin menjelaskan, permainan Madura United U20 mengalami perbaikan pada babak kedua. Para pemain berusaha mengimbangi permainan Deltras FC, meski masih kesulitan memaksimalkan peluang untuk mencetak gol.
"Lini depan dan pertahanan masih tetap menjadi perhatian kami," imbuhnya.
Dia berharap, Madura United U20 bisa segera berbenah dan memperbaiki kesalahan yang terjadi pada pertandingan pertama. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi Laskar Sape Kerrab Ngodeh untuk tampil lebih baik pada pertandingan kedua.