Lawan PSIM, Osmar Loss Tak Mau Jadwal Padat Jadi Alasan Dewa United Kehilangan Poin Penuh

Lawan PSIM, Osmar Loss Tak Mau Jadwal Padat Jadi Alasan Dewa United Kehilangan Poin Penuh

5 November 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 DEWA UNITED BANTEN FC

YOGYAKARTA -- Dewa United Banten FC bersiap melakoni laga tandang krusial menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/11) sore. Skuat berjuluk Banten Warriors mengusung misi wajib menang demi mendongkrak posisi sekaligus mengkudeta puncak klasemen sementara.

Meski demikian, tantangan fisik membayangi langkah tim tamu. Dewa United dihadapkan pada jadwal padat setelah baru saja berjibaku di ajang I.League Cup 2026/27 melawan Persita Tangerang pada Selasa (3/11) lalu yang berakhir dengan kemenangan 3-1. Jeda pemulihan yang hanya berkisar tiga hari dinilai menguji kebugaran para pemain.

Pelatih Kepala Dewa United, Osmar Loss, menegaskan bahwa timnya enggan meratapi situasi tersebut. Ia meminta anak asuhnya tidak menjadikan faktor kelelahan sebagai alasan untuk menurunkan intensitas permainan.

"Kami menyadari adanya potensi kerugian dari sisi jadwal recovery. Namun, dengan taktik yang tepat, strategi yang matang, serta level kualitas pemain yang kami miliki, kami tidak perlu membuang waktu dan fokus pada hal itu," ujar Osmar Loss dalam sesi konferensi pers jelang laga, Kamis (5/11).

Juru taktik asal Brasil itu menambahkan, tim pelatih sudah mengantongi kekuatan dan kelemahan Laskar Mataram. Menurutnya, eksekusi taktik di lapangan jauh lebih menentukan ketimbang mengeluhkan padatnya agenda kompetisi.

"Fokus utama kami harus tertuju pada kekuatan tim sendiri, mengeksekusi game plan, serta memanfaatkan titik lemah lawan yang sudah kami analisis sebelumnya. Ini momen untuk bertarung dan memberikan 100 persen di atas lapangan,tanpa mencari-cari alasan," tegasnya.

Pertandingan tandang ini kian bernilai vital lantaran menjadi laga penutup sebelum kompetisi memasuki jeda internasional (FIFA Matchday). Tiga poin di Yogyakarta menjadi harga mati bagi Dewa United untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen BRI Super League.

"Persaingan di papan atas saat ini sangat ketat, dan setelah putaran ini kita langsung memasuki jeda FIFA. Sangat penting bagi kami mengamankan poin maksimal, termasuk di laga tandang, agar posisi tim tetap kokoh bersaing di puncak klasemen," pungkas Loss.