GIANYAR -- Pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (12/9) malam, Bali United FC kembali akan menghadirkan atmosfer luar biasa saat menjamu Isenmulang Kalteng FC. Pada laga pembuka pekan lalu, sebanyak 16.000 penonton hadir saat Serdadu Tridatu menjamu PSS Sleman.
Jumlah tersebut menjadi salah satu catatan penting bagi Bali United setelah kompetisi musim ini kembali membuka ruang bagi kehadiran suporter tim tamu. Antusiasme penonton menjadi warna tersendiri dalam kemenangan 2-1 Bali United atas PSS Sleman.
Namun, dibalik atmosfer meriah tersebut, klub juga harus menerima sanksi federasi akibat penggunaan flare.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen mengapresiasi dukungan yang diberikan suporter Bali United. Menurutnya, energi dari tribun sudah mampu menciptakan atmosfer yang dibutuhkan tim saat bertanding.
Karena itu, Jansen merasa tidak perlu memberikan instruksi khusus kepada pendukung untuk membangun suasana pertandingan. Hanya saja, ia mengingatkan bahwa dukungan tetap harus mengikuti regulasi yang berlaku.
“Jadi jika kita melemparkannya ke lapangan atau di tempat lain, ya, itu tidak diperbolehkan, jadi kita tidak bisa melakukan itu. Dalam atmosfer, dalam koneksi yang kita miliki dengan tim dan para penggemar, itu luar biasa," ujar pelatih asal Belanda itu.
"Jadi saya tidak perlu memotivasi mereka untuk menciptakan atmosfer yang baik. Tapi ada aturannya, itu saja,” imbuhnya.
Besarnya jumlah penonton di Stadion Dipta menjadi sinyal positif bagi Bali United. Stadion tersebut kembali dipenuhi suporter setelah atmosfer pertandingan dengan jumlah penonton besar sempat tidak terasa dalam beberapa musim terakhir.
Bahkan, jumlah tersebut disebut mendekati kapasitas stadion dan mengingatkan pada atmosfer kompetisi musim 2019 ketika Bali United meraih gelar juara perdananya.
Saat ini dengan 16.000 penonton, menjadi laga dengan jumlah kehadiran suporter terbanyak kedua pada pekan pertama BRI Super League 2026/27.
Posisi teratas ditempati pertandingan Persib Bandung melawan PSM Makassar yang disaksikan 24.923 penonton. Lalu laga PSIM Yogyakarta kontra Persita Tangerang berada di posisi berikutnya dengan 8.790 penonton.