TANGERANG -- Penjaga gawang Persija Women, Edelweiz Auradiva, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya takluk 0-1 dari Persikad Women pada pekan kedua Indonesia Women's League (IWL) 2026/27 di Indomilk Arena, Minggu (25/10). Gol di menit ke-90 yang dicetak oleh Grace Paradis membuyarkan kerja keras skuat Macan Kemayoran sepanjang laga.
Usai pertandingan, Edelweiz menegaskan bahwa seluruh pemain dan jajaran tim telah mengerahkan kemampuan terbaik mereka di atas lapangan. Baginya, kekalahan ini terasa menyesakkan karena momentum poin hilang di detik-detik terakhir pertandingan setelah timnya berjuang keras sejak menit pertama.
"Menurut saya, teman-teman tim, ofisial, dan coach juga sudah berusaha semaksimal mungkin hari ini. Emang belum rezekinya aja karena kita sempat kecolongan di menit akhir. Tapi dari awal sampai pertandingan selesai, semua teman-teman saya fightnya bagus banget," ujar Edelweiz dalam konferensi pers pascapertandingan.
Saat dimintai penjelasan mengenai situasi di menit-menit krusial tersebut, kiper berbakat ini mengungkapkan bahwa runtuhnya pertahanan Persija sangat dipengaruhi oleh faktor kelelahan fisik setelah bermain dengan intensitas tinggi sepanjang laga. Faktor kelelahan inilah yang akhirnya memicu penurunan tingkat konsentrasi.
"Ya mungkin tadi kan kita sudah mainnya habis-habisan banget, tapi di menit akhir itu karena faktor capek, jadi di saat itu pemain bisa hilang fokus," jelasnya.
Edelweiz menambahkan bahwa kelengahan sesaat di area penalti tersebut berakibat fatal bagi koordinasi lini belakang, terutama dalam mengawasi pergerakan lawan tanpa bola.
"Itu sih mungkin masalahnya tadi, banyak banget pemain kita terutama lini belakang itu sering hilang fokus, seperti di mana bola dan di mana lawannya. Itu yang terjadi di menit akhir tadi," pungkas Edelweiz.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi lini pertahanan Persija Women menjelang laga berikutnya, mengingat mereka saat ini masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan satu poin.