KEDIRI -- Persik Kediri mengawali BRI Super League 2026/27 dengan hasil buruk. Macan Putih dipermalukan Dewa United Banten FC dengan skor 0-1 di kandang sendiri di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (5/9).
Gol tunggal The Banten Warriors dicetak Rafael Struick pada menit ke-15 lewat sontekan indah di sisi kanan gawang yang tak mampu diraih kiper Persik Kediri, Husna Malik.
Kekalahan ini sangat mengecewakan seluruh elemen tim Persik Kediri. Salah satunya dirasakan Marcelo Djalo. Bek anyar eks Timnas Guinea Bissau ini mengaku bersama rekan setimnya telah berupaya maksimal di lapangan.
"Sebuah hasil yang tak sesuai harapan. Kami telah bermain bagus sesuai rencana di latihan. Namun kami cukup sulit menghadapi tim mahal seperti Dewa United ini," katanya.
Laga ini merupakan debut bagi Marcelo Djalo di Indonesia. Dia punya kesan positif pada aksi pertamanya itu. "Atmosfer kompetisi yang bagus. Suporter memberi dukungan luar biasa kepada tim. Tapi kami minta maaf belum bisa memberikan kebahagiaan berupa kemenangan di pertandingan ini," ucapnya.
Namun Marcelo Djalo bertekad tampil lebih baik lagi di pertandingan berikutnya. Sesuai jadwal Persik Kediri akan dua kali tandang ke kandang Garudayaksa FC dan Arema FC.
"Sebuah awal yang kurang baik. Tapi kami akan berusaha bermain maksimal di pertandingan berikutnya. Kami yakin bisa melakukannya, karena kita punya materi pemain bagus," tuturnya.