JAKARTA – Setelah resmi menjalin kerja sama dengan brand apparel baru, Adidas, rasa penasaran publik terhadap tampilan jersey terbaru Persija untuk musim mendatang pun semakin meningkat. Lebih dari sekadar seragam yang dikenakan para pemain di lapangan, faktanya jersey telah menjadi simbol identitas dan kebanggaan bagi para pendukung setia Macan Kemayoran.
Senior Manager Brand Activation Adidas Indonesia, Cinita Dewi Mayakatri, memastikan bahwa desain jersey Persija tetap akan mengacu pada identitas warna yang sudah menjadi kebanggaan klub. Ia menegaskan bahwa unsur DNA Persija pasti hadir, meskipun tetap akan ada sentuhan khas dari Adidas dalam desain keseluruhannya.
“Kalau jersey-nya, dari warnanya pasti tidak jauh dari DNA-nya Persija. Tapi tetap akan ada design language dari Adidas,” ujar Cinita.
Sementara itu, detail lengkap mengenai desain jersey masih belum bisa diumumkan. Panampakan utuh jersey baru Macan Kemayoran akan diperkenalkan secara resmi pada acara launching jersey yang direncanakan berlangsung pada 29 Agustus 2026.
“Jujur sangat senang dan tak sabar memakai jersey baru Persija. Maunya tentu berwarna merah untuk jersey home dan menurut saya putih untuk jersey away,” tutur Arlyansyah Abdulmanan, pemain Persija.
Pada musim ini, Persija tidak hanya akan merilis tiga varian jersey utama, yakni home, away, dan third, tetapi juga menghadirkan fan jersey version yang ditujukan khusus bagi Jakmania. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pendukung untuk memiliki identitas klub dengan harga yang lebih terjangkau.
Dari sisi komersial, jersey versi player issue akan dibanderol di kisaran Rp1 juta, sementara versi fan jersey akan dijual dengan harga sekitar Rp300 ribu. Perbedaan ini mencerminkan segmentasi produk antara kebutuhan pemain di lapangan dan dukungan bagi para suporter di tribun.