SLEMAN -- Padat dan ketatnya jadwal pertandingan BRI Super League 2026/27 menjadi tantangan tersendiri bagi PSS Sleman dalam menjaga kebugaran pemain. Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai proses pemulihan fisik menjadi faktor penting agar para pemain tetap siap menghadapi rangkaian pertandingan dalam waktu singkat.
PSS Sleman sendiri akan menjamu Borneo FC Samarinda pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (27/10) sore. Pertandingan ini menjadi bagian dari periode padat yang mengharuskan Super Elang Jawa mengatur kondisi fisik dan kesiapan pemain secara cermat.
Dikatakan Pieter Huistra, padatnya jadwal menjadi tantangan bagi seluruh tim musim ini. Menurutnya, perjalanan panjang antarkota di Indonesia turut menambah beban pemain dan memengaruhi proses pemulihan setelah pertandingan.
“Musim ini, dengan banyaknya pertandingan yang harus dijalani, kami akan menghadapi empat pertandingan dalam 13 hari. Beruntung, tiga di antaranya berlangsung di kandang sehingga menjadi keuntungan bagi kami,” ujarnya.
Pieter Huistra menjelaskan, perjalanan tandang yang mengharuskan tim menggunakan pesawat dan melanjutkan perjalanan darat selama enam hingga tujuh jam menjadi salah satu faktor yang membuat kompetisi di Indonesia terasa lebih berat. Situasi tersebut menuntut pemain untuk segera beristirahat dan memulihkan kondisi fisik agar dapat kembali tampil optimal.
“Hal terpenting adalah memastikan para pemain siap dalam waktu yang singkat. Mereka harus segera beristirahat dan memulihkan kondisi fisik dengan cepat. Jadi, musim ini menjadi sebuah perlombaan bagi setiap staf, klub, tim, dan masing-masing pemain untuk mencapai kondisi kebugaran terbaik serta mempertahankannya,” jelasnya.
Di tengah tantangan tersebut, Pieter juga melihat peluang bagi pemain lain untuk mendapatkan kesempatan tampil. Beberapa pemain PSS masih menjalani pemulihan cedera jangka panjang, termasuk Moussa, Fred, dan Ferrell. Meski demikian, perkembangan positif mulai terlihat dari Fred yang telah kembali mengikuti latihan bersama tim.
“Fred sekarang sudah kembali berlatih bersama tim. Itu merupakan perkembangan yang baik,” ungkapnya.
Pieter turut menyoroti kondisi fisik Dominikus Dion yang dinilainya sangat bugar dan mampu menjalani pemulihan dengan cepat.
Dengan keuntungan bermain di kandang, PSS berupaya memaksimalkan persiapan untuk menghadapi Borneo FC Samarinda. Kesiapan fisik, efektivitas pemulihan, dan kemampuan menjaga konsistensi permainan akan menjadi bagian penting bagi Super Elang Jawa dalam menjalani pertandingan pekan ketujuh ini.