BOGOR -- Kursi kepelatihan Milos Joksic di Garudayaksa FC mulai digoyang isu pemecatan. Menyusul rentetan hasil buruk di awal musim BRI Super League 2026/27, pelatih asal Serbia tersebut memilih bersikap pasrah dan menyerahkan sepenuhnya masa depannya kepada pihak manajemen klub.
Garudayaksa FC saat ini terpuruk di peringkat ke-14 klasemen sementara setelah hanya mampu mengoleksi lima poin dari tujuh pertandingan, hasil dari satu kali menang, dua kali imbang, dan empat kali kalah.
Evaluasi besar-besaran pun membayangi tim setelah mereka kembali menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Persib Bandung di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/10) malam.
Meski rumor pendepakan dirinya berembus kencang akibat catatan satu kemenangan tersebut, Joksic mengaku belum menerima ultimatum resmi dari manajemen.
Ia menegaskan keputusan akhir berada di tangan para petinggi klub. "Ya. Itu adalah pertanyaan untuk manajemen, tentu saja. Tapi jika manajemen memiliki pemikiran yang berbeda, apa yang bisa saya lakukan? Saya datang untuk bekerja, saya datang untuk membangun tim," ujar Milos Joksic usai laga kontra Persib.
Joksic berdalih bahwa performa minor timnya tidak lepas dari badai cedera di awal musim serta jadwal pertandingan yang sangat terjal. Garudayaksa FC dipaksa memainkan empat laga tandang berturut-turut, lalu langsung dihadapkan dengan tim-tim tangguh seperti Persik Kediri dan Persib Bandung.
"Saya percaya pada pekerjaan saya dan kami bermain semakin baik dari hari ke hari. Pada tiga pertandingan pertama sebelum jeda, kami tidak memiliki skuat yang utuh. Setelah itu, kami bermain jauh-jauh lebih baik dalam empat pertandingan terakhir," bela Joksic.
Di tengah tekanan besar untuk meraih poin, Joksic memilih fokus pada proyek jangka panjang klub dengan mengorbitkan para pilar muda berbakat.
"Hari ini saya bangga karena kami menurunkan bek kiri yang baru berusia 17 tahun dan penyerang berusia 19 tahun. Kami sedang membangun tim. Kami membuat tim ini menjadi lebih kuat. Namun, hasil saat ini memang belum baik," tambahnya.
Manajemen Garudayaksa FC hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait nasib Joksic. Namun dengan kompetisi yang masih panjang, laga-laga berikutnya akan menjadi pembuktian apakah kepercayaan Joksic terhadap skuat mudanya mampu membalikkan keadaan atau justru mempercepat akhir masa baktinya di klub.