PAREPARE -- PSM Makassar mewaspadai ancaman bola mati Persebaya Surabaya menjelang pertemuan kedua tim pada pekan keenam BRI Super League 2026/27 di Gelora BJ Habibie, Parepare, Kamis (22/10) sore. Pelatih PSM Makassar, Derije Kalezic menegaskan, persiapan timnya telah dilakukan secara maksimal untuk menghadapi kekuatan skuat berjuluk Bajul Ijo.
Mereka tidak ingin kehilangan poin sempurna di hadapan publik sendiri. "Pertandingan nanti, kami akan melawan tim kuat, yang mana tim ini ingin menjadi juara. Sehingga, kami secara persiapan melakukan semuanya secara maksimal untuk pertandingan ini," ujar Derije Kalezic saat konferensi pers, Rabu (21/10) malam.
Derije Kalezic meminta anak asuhnya tampil disiplin agar tidak memberikan keuntungan cuma-cuma kepada tim tamu. Serta, dia mengingatkan para pemain agar tidak melakukan pelanggaran yang tidak diperlukan.
Hal itu tidak terlepas dari PSM Makassar berada di posisi ke-7 sebagai tim yang sering melanggar dengan jumlah 67 kali dari lima laga yang dimainkan. Sedang Persebaya Surabaya dinilai jago dalam memanfaatkan bola mati.
"Kami butuh memperhatikan bola mati dari Persebaya Surabaya. Penting bagi pemain untuk tidak melakukan pelanggaran tidak perlu, memberikan tendangan pojok tidak perlu, dan lemparan ke dalam tidak perlu," tegasnya.
PSM Makassar mempunyai modal berharga untuk menatap laga tersebut. Tim ini baru mengalahkan PSIM Yogyakarta 2-1 pada pekan kelima BRI Super League 2026/27. Berbeda dengan Persebaya Surabaya yang ditahan imbang PSS Sleman 2-2.