SURABAYA -- Jelang laga pekan keenam BRI Super League 2026/27, Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, melihat hal positif dari sikap para pemain. Namun, ia menyoroti dua kesalahan yang berujung gol lawan saat bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman pada pekan kelima di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (18/10) lalu.
“Saya melihat hal-hal positif dalam sikap para pemain, tetapi terkadang kami melakukan satu atau dua kesalahan yang berujung pada gol lawan," ujar pelatih asal Portugal itu.
"Kesalahan pertama terjadi saat situasi yang berawal dari pelanggaran dan kesalahan kedua adalah kami membiarkan terlalu banyak ruang di antara lini," dia menambahkan.
“Sehingga lawan leluasa untuk melepaskan tembakan. Hanya itu dua detail kecil, dua tembakan dari lawan, dan dua gol. Menurut pandangan saya, itulah jalannya pertandingan ini,” imbuhnya.
Dia menilai Persebaya tidak banyak melakukan kesalahan dalam menjaga keseimbangan pertahanan jika dua gol PSS dikesampingkan. “Jika melihat menganalisis pertandingan kali ini dengan mengesampingkan dua gol dari Sleman, sebenarnya kita tidak banyak melakukan kesalahan dalam keseimbangan pertahanan," ujar Bernardo Tavares.
“Kita melakukan pelanggaran yang berujung pada gol pertama, dan kita membiarkan adanya ruang di sana. Saat menguasai bola, kita mampu menciptakan peluang dan memanfaatkan berbagai jalur serangan, namun hal ini masih bisa ditingkatkan," sambungnya.
Selain mengevaluasi pertahanan, dia menyoroti cara Persebaya membangun serangan. Menurutnya, tim masih bisa meningkatkan kecepatan perpindahan bola dan memanfaatkan ruang melalui umpan bawah.
“Terkadang, perpindahan sisi permainan bisa dilakukan lebih cepat, alih-alih menggunakan bola lambung, kita bisa memainkan bola bawah karena terkadang ada ruang untuk itu. Kita cukup baik dalam mengeksploitasi celah pertahanan lawan, baik di babak pertama maupun babak kedua," ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu.
Dia juga menjelaskan bahwa Persebaya mampu menciptakan peluang di sejumlah area kotak penalti, tetapi belum berhasil memaksimalkannya. “Kita berhasil menciptakan peluang di zona penyelesaian baik di tiang dekat, tengah, tiang jauh, maupun melalui umpan tarik. Namun hari ini, setiap kali kita melepaskan tembakan, kiper lawan berhasil menghalau, bek lawan melakukan blok atau akurasi kita kurang tepat, memang ada hari-hari seperti ini," tutur Bernardo Tavares.
"Sejujurnya, saya merasa frustasi dengan hasilnya, tetapi menurut saya, sikap para pemain sudah baik,” pungkasnya.
Atas hasil ini tim berjuluk Bajul Ijo harus turun ke posisi ke-7 klasemen sementara BRI Super League 2026-2027 dengan perolehan sembilan poin. Pada laga pekan keenam, Persebaya akan bertandang melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare pada Kamis (22/10).