Dewa United Siap Hadapi Madura United Meski Tanpa Alex Martins

Dewa United Siap Hadapi Madura United Meski Tanpa Alex Martins

25 April 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 DEWA UNITED BANTEN FC

BANGKALAN – Dewa United Banten FC membawa modal kepercayaan diri tinggi saat melakoni laga tandang melawan Madura United FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (25/4). Meski datang dengan tren positif, pelatih kepala Jan Olde Riekerink mewaspadai motivasi berlipat tuan rumah yang tengah berjuang di papan bawah.

Riekerink menegaskan bahwa kondisi anak asuhnya saat ini sedang dalam grafik yang stabil. Keberhasilan mencuri poin dari tim-tim besar dalam beberapa laga terakhir menjadi bukti kesiapan taktis tim berjuluk Banten Warriors tersebut.

"Kami baru saja menang melawan Borneo FC. Sebelumnya, permainan melawan Persija sangat bagus meski berakhir imbang, begitu juga saat melawan Persib Bandung. Melawan Malut United pun kami menang. Jadi sejauh ini tidak ada masalah bagi kami," ujar Riekerink dalam sesi konferensi pers.

Memasuki lima laga sisa musim ini, pelatih asal Belanda tersebut menyoroti tantangan berbeda yang akan dihadapi. Menurutnya, melawan tim yang sedang terhimpit di zona bawah klasemen justru jauh lebih berbahaya.

"Lima pertandingan ke depan kami akan bermain melawan tim-tim papan bawah. Mereka akan bermain dengan cara dan tujuan yang berbeda, terutama untuk bertahan hidup agar lolos dari degradasi," jelasnya. 

"Sekarang kita masuk ke fase kompetisi di mana kita menghadapi tim yang sangat butuh poin. Kami harus beradaptasi dengan itu sambil tetap memainkan permainan kami sendiri."

Tantangan Dewa United bertambah berat karena mereka dipastikan tampil tanpa mesin gol utama mereka, Alex Martins. Penyerang asal Brasil tersebut harus absen akibat hukuman kartu merah yang diterima pada laga sebelumnya.

Kehilangan Alex tentu menjadi kerugian besar, mengingat posisinya sebagai salah satu kandidat top skorer liga musim ini. Namun, Riekerink enggan meratapi situasi tersebut.

"Tentu saya lebih suka jika pencetak gol terbanyak kami bisa bermain di pertandingan seperti ini. Namun, absennya Alex juga membuka pintu bagi pemain lain. Kami harus sedikit menyesuaikan gaya bermain, tapi saya rasa kami bisa mengatasinya," tegas eks pelatih Galatasaray itu.

Optimisme Riekerink didasari oleh konsistensi Dewa United yang hanya menelan satu kekalahan dalam delapan laga terakhir (5 menang, 2 imbang, 1 kalah). Ia yakin ambisi skuatnya untuk merangsek ke posisi lebih tinggi di klasemen akan menjadi bahan bakar utama di lapangan.

"Saya rasa para pemain masih sangat ambisius untuk naik ke peringkat yang lebih tinggi," pungkasnya.