Bernardo Tavares Buka Fakta Rekrutmen Lokal Dan Sinyal Untuk Pemain Muda

Bernardo Tavares Buka Fakta Rekrutmen Lokal Dan Sinyal Untuk Pemain Muda

12 Februari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSEBAYA SURABAYA

SURABAYA – Persaingan pemain muda Persebaya Surabaya untuk mengisi slot regulasi U23 semakin ketat dan tak lagi sekadar formalitas administratif. Bukan juga sekadar rotasi biasa menghadapi sengitnya rivalitas BRI Super League 2025/26.

Nama-nama seperti Toni Firmansyah dan Mikael Alfredo Tata masih di garis depan karena pengalaman mereka di kompetisi hingga Timnas Indonesia. Namun dominasi itu mulai mendapat tekanan serius.

Munculnya pemain muda macam Sadida Nugraha yang beberapa kali dipercaya menjadi starter menggantikan Toni Firmansyah, bahkan sempat menyabet predikat Man of The Match. Baru bergabung ke tim senior Bajul Ijo pada 1 Juli 2025, Sadida turut berkontribusi dengan menahan imbang PSM Makassar 1-1 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Sabtu (6/12) lalu.

Ditambah dengan tampilnya Dimas Wicaksono Putra Rahman dan Moch. Ichsas Baihaqi yang juga mulai rutin diberi menit bermain. Terbaru, Alfan Suaib mencetak gol perdana untuk Persebaya saat mengalahkan Bali United FC dengan skor 3-1 beberapa waktu lalu—sebuah sinyal bahwa kompetisi internal benar-benar hidup.

Di tengah dinamika itu, situasi makin menarik setelah Persebaya melepas tiga pemain lokal: Kadek Raditya, Rizky Dwi Pangestu, dan Rendy Oscario. Manajemen lantas merespon dengan mendatangkan Riyan Ardiansyah dari Malut United FC serta mempromosikan Ahmad Mujtaba Ilham Akbar dari akademi.

"Kami butuh kompetisi di dalam skuat kami. Banyak pemain lokal keluar dan tidak ada yang datang. Riyan adalah solusi yang baik karena punya pengalaman," sebut pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

"Tapi dia sedang dalam masa jeda dan staminanya belum begitu baik, kami akan melatihnya. (Nantinya) saya ingin setiap posisi punya persaingan sehat," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa promosi Mujtaba menjadi bukti keseriusan pembinaan tim asal Kota Pahlawan tersebut. Dia merupakan bek sayap jebolan tim internal PSAL yang bersinar bersama Persebaya U20.

"Kami memantau U20, U18, U16. Jika mereka menunjukkan mentalitas, kerja keras, dan keinginan berkembang, pintu tim utama terbuka," tandas pelatih asal Portugal itu.