SEMARANG -- PSIS Semarang tak mau berlama-lama untuk melakukan pembenahan guna mendongkrak performa jelang bergulirnya putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26. Terkini, manajemen Laskar Mahesa Jenar resmi menunjuk Angel Alfredo Vera sebagai direktur teknik.
Nama Angel Alfredo Vera tentunya bukanlah nama yang asing di persepakbolaan Indonesia. Dia sudah makan asam garam menukangi berbagai klub di Indonesia.
Manajemen PSIS lewat asisten manager, Reza Handhika menuturkan bahwa kehadiran Alfredo Vera sebagai direktur teknik adalah langkah jangka panjang manajemen guna mempersiapkan tim lebih matang dan memastikan visi tim PSIS Semarang kedepannya bisa berjalan lebih baik.
“Kami memperkenalkan Alfredo Vera sebagai Direktur Teknik PSIS hari ini. Dengan posisinya sebagai direktur teknik harapannya beliau bisa bersinergi dengan pelatih kepala yang akan segera kami tunjuk untuk bisa lebih memantapkan performa tim dari segi filosofi dan visi bermain sehingga tim PSIS saat ini bisa menampilkan sesuatu yang positif di putaran ketiga nanti.” kata Reza, Senin (2/2) malam.
Dengan pengalamannya bersama banyak klub di Indonesia, dia menambahkan, manajemen juga berharap Alfredo Vera bisa membantu PSIS dari sisi teknis.
“Kehadiran beliau tentunya untuk mengangkat performa tim saat ini, lebih jauh tentunya semoga bisa menjadi sinergi baru dengan tim pelatih agar tim ini semakin solid dan berbuah positif baik saat ini maupun di masa mendatang.” ucap Reza lagi.
Alfredo Vera sendiri adalah pelatih dengan lisensi UEFA Pro. Awal kepelatihannya di Indonesia, dia membesut Persela pada 2013. Lalu dirinya melatih Persipura di musim 2016/17 dan dipercaya menjadi pelatih kepala di Persebaya pada musim 2018/19.
Sementara di musim 20/2025 dirinya ditunjuk menjadi pelatih kepala Madura United FC. Direktur teknik tidak menjadi hal yang asing karena pria berusia 53 tahun ini pernah menjabat sebagai Direktur Teknik di Madura United pula pada musim 2025/26.
Sebelumnya, manajemen PSIS Semarang secara resmi mengakhiri kerjasama dengan pelatih kepala Jafri Sastra pada Sabtu (31/1) malam. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi manajemen PSIS pada putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26.