Alasan Mariano Peralta Baru Buka Gol di BRI Super League 2026/27

Alasan Mariano Peralta Baru Buka Gol di BRI Super League 2026/27

28 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 PERSIB BANDUNG

BANDUNG -- Penyerang andalan Persib Bandung sekaligus pemain terbaik musim lalu, Mariano Peralta, akhirnya mencatatkan gol perdananya di kancah BRI Super League 2026/27. Torehan tersebut lahir pada pekan ketujuh saat Maung Bandung menumbangkan Garudayaksa FC, Minggu (25/10) di Stadion Pakansari, Bogor.

Baru membuka gol di kancah domestik bukan berarti ada penurunan kualitas dari performa Peralta. Buktinya, Peralta telah membuktikan ketajamannya lewat sumbangan gol di kompetisi antarklub Asia, baik di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) maupun Shopee Cup.

Igor Tolic menilai perbedaan catatan gol sang pemain murni dipengaruhi oleh pendekatan taktik lawan di liga domestik yang sangat berbeda dibanding panggung Asia. "Saya rasa tidak ada beda (cara bermainnya), Peralta adalah pemain yang memiliki kualitas ekstra sebagai pemain. Tapi ada perbedaan ketika bermain di ACL dan liga karena ada lebih banyak ruang," kata Igor Tolic.

Tolic menerangkan bagaimana klub-klub lokal di kompetisi domestik kerap memasang strategi bertahan rapat demi membendung agresivitas timnya. Skema tersebut menuntut penyerang seperti Peralta memeras tenaga lebih keras di area pertahanan yang sangat padat.

"Tim yang tampil melawan kami di Liga, selain mereka bermain dengan pressing tinggi, mereka akan bermain low block. Jadi saat bermain melawan tim dengan taktik low block, maka pemain dituntut melakukan usaha tambahan dalam ruang yang kecil," tuturnya.

Situasi tersebut kian berat saat tim dihadapkan pada jadwal padat yang menguras fisik dan pikiran pemain. Keterbatasan waktu pemulihan sering kali membuat seorang penyerang kehilangan momen emas dalam mengeksekusi peluang di sepertiga akhir lapangan.

"Jika dalam kondisi kelelahan dari fisik dan mental, maka pemain kehilangan sepersekian detik untuk melakukan hal yang ingin dilakukan. Bukan berarti pemain yang buruk, tapi itu ada kondisi bahwa ketika lawan lebih segar maka tidak ada waktu," jelas Tolic.