SLEMAN -- Madura United U20 gagal meraih poin dalam dua pertandingan melawan PSS Sleman U20 pada lanjutan Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27. Pelatih Madura United U20, Akhsanul Viddin, mengungkapkan adanya kendala dalam memaksimalkan komposisi pemain saat menghadapi penggawa muda Super Elang Jawa.
Viddin mengatakan, pihaknya harus melakukan penyesuaian formasi karena sejumlah pemain terbentur regulasi menit bermain. Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus memaksimalkan pemain yang tersedia.
"Untuk pertandingan kemarin kami berusaha memaksimalkan pemain yang ada dengan sedikit merubah formasi dalam pertandingan kemarin. Karena banyak pemain yang terkena regulasi menit bermain," ujarnya.
Dampaknya, Madura United U20 gagal mendapatkan hasil positif dalam dua pertemuan tersebut. Pada pertandingan pertama, Sabtu (31/10), Laskar Sape Kerrab Muda kalah 3-1. Kemudian, pada pertandingan kedua kembali takluk dengan skor 3-0.
Hasil itu membuat Madura United U20 belum sekalipun meraih kemenangan sepanjang kompetisi. Dari 10 pertandingan yang telah dijalani, mereka baru mengumpulkan satu poin.
Selanjutnya, Madura United U20 akan menjamu Persik Kediri pada pertandingan terakhir putaran pertama di Madura United Training Ground, Sabtu-Minggu (7-8/11).
Viddin berharap anak asuhnya mampu memanfaatkan kesempatan bermain di kandang untuk meraih poin dan memperbaiki catatan hasil pertandingan.