Oleh:
Hanif Marjuni
Manager Club and Community Development I.League
Senin sore (19/10), di Stadion Kalegowa, Gowa, Sulawesi Selatan. PSM Makassar menggelar latihan yang diikuti semua pemain. Hadir pula, head coach, Darije Kalezic beserta para asistennya.
Di pinggir lapangan, ada puluhan kelapa muda yang diatur berjejer rapi. Jumlahnya sekitar 50 biji. Kelapa muda itu sudah dibuka di bagian atasnya. Lalu, disediakan pula sedotan berwarna putih.
Seorang pengunjung yang menonton latihan Juku Eja -julukan PSM- sempat bertanya. “Buat apa ada kelapa muda sebanyak itu?”
Pertanyaan logis. Sebab, sangat jarang ada klub sepak bola menggelar latihan yang disediakan kelapa muda di pinggir lapangan.
Gayung bersambut.
Setelah dua jam lamanya, latihan sore itu pun selesai. Seperti biasa, sebelum bubar, semua pemain berkumpul di tengah lapangan. Setelah itu, mereka bergeser ke pinggir lapangan dan mengonsumsi air kelapa muda. Tanpa kecuali.
Cara para pemain Juku Eja menikmati air kelapa muda, relatif beragam. Ada yang berdiri, ada pula yang sambil ngobrol dan duduk manis di bangku kecil di pinggir lapangan. Ada juga yang serius melihat handphone sambil menenggak air kelapa muda.
Malah, ada beberapa pemain yang tak cukup cuma meminum air kelapa muda. Ada yang sampai mengonsumsi isinya alias daging kelapa muda. Kebetulan, sempat ada pembantu umum PSM yang menyediakan sabit lalu membelah kelapa muda itu menjadi dua bagian. Sang pemain, tinggal melahapnya. “Manis, rasa buahnya bikin ketagihan,” canda sang pembantu umum itu.
Terlihat menyenangkan. Menikmati sore hari dengan lezatnya air kelapa muda. Pun mengobati rasa haus sambil mereguk ‘air istimewa’ yang cukup banyak disediakan alam.
Sarat Kandungan Menyehatkan
Pemandangan para pemain yang mengonsumsi air kelapa muda ketika selesai latihan, memang jarang ada di klub-klub lain. Seperti yang jamak terjadi, kebanyakan usai latihan, para pemain mengonsumsi air mineral atau minuman lain yang sudah disediakan secara khusus.
Salah satu staf di PSM menginformasikan, pada BRI Super League 2026/27, usai latihan, para pemain PSM wajib mengonsumsi air kelapa muda. Bahkan, dalam pertandingan resmi pun, itu tetap dilakukan.
“Biasanya, kalau habis pertandingan, dikonsumsi di ruang ganti,” terangnya. “Sebelum pertandingan, kami harus menyediakannya. Di mana pun itu.”
Pertanyaannya, kenapa mengonsumsi air kelapa muda di PSM seperti diwajibkan? Apa keistimewaannya? Bukankah setiap tim selama ini selalu menyediakan minuman khusus untuk para pemainnya?
Masing-masing klub punya metode yang berbeda saat menjaga kondisi pemain. Untuk asupan kelapa muda ala Juku Eja, mungkin logika sederhananya seperti ini.
Air kepala ternyata dikenal kaya akan kandungan elektrolit, seperti kalium, natrium, dan magnesium. Itu kandungan yang sangat dibutuhkan oleh orang yang aktivitas fisiknya, di atas rata-rata. Dalam hal ini, termasuk pebola.
Dalam tulisan yang diunggah di www.ipb.ac.id, dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, Dr Karina menjelaskan bahwa dalam 100 gram air kelapa muda segar terdapat sejumlah zat gizi bermanfaat yang menjadikannya minuman sehat. Kandungan itu dibutuhkan untuk membantu hidrasi tubuh.
Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), air kelapa mengandung energi sebesar 17 kkal, protein 0,2 gram, lemak 0,1 gram, karbohidrat 3,8 gram, dan air sebanyak 95,5 gram. Selain itu, air kelapa juga mengandung vitamin C (1 mg), kalium (149 mg), kalsium (15 mg), fosfor (8 mg), natrium (1 mg), zat besi (0,2 mg), seng (0,1 mg), serta tembaga (0,04 mg).
Nah, rasanya jelas. Kandungan yang melimpah dari air kelapa itu sangat membantu menjaga kondisi. Dengan mengomsumsi air kelapa, maka akan sangat berguna dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi.
Tersirat, dokter tim PSM, dr. Hardiansyah Muslimin membenarkan hal itu. Menurutnya air kelapa muda memang bagus untuk menjaga kondisi para pemain. “Kandungan kalium di air kelapa sangat bagus untuk pemain yang rutin latihan setiap hari,” sebutnya.
Pertanyaan berikutnya, apakah meminum air kelapa muda setiap hari juga disarankan untuk orang yang punya aktivitas biasa-biasa saja?
Eiitts ! Tunggu dulu, rasanya Anda harus menyimak pada pembahasan berikutnya.