BANGKOK -- Training Camp (TC) Persija Jakarta di Tailan juga menjadi wadah penggemblengan bagi empat penjaga gawang Macan Kemayoran. Program latihan tersebut menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan secara lebih menyeluruh, mulai fisik dan taktikal.
Aqil Savik, Hafizh Rizkianur, Andritany Ardhiyasa, dan Nadeo Argawinata harus menjalani rangkaian latihan dengan intensitas tinggi. Bahkan, rutinitas para kiper memiliki porsi tersendiri. Mereka sudah berada di lapangan ketika sebagian pemain lain belum memulai sesi dan masih menjalani pekerjaan tambahan setelah latihan utama berakhir.
Porsi tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan kiper agar tidak hanya piawai dalam mengawal gawang. Dalam permainan yang semakin menuntut keterlibatan penjaga gawang, kemampuan menguasai bola dan membaca situasi menjadi bagian penting yang turut diasah selama di Tailan.
Bagi Aqil, intensitas program yang dijalani selama training camp menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kesiapan menghadapi musim baru. Ia menilai tempaan yang diberikan kepada para kiper dapat menjadi fondasi penting sebelum kompetisi dimulai.
“Latihan di sini sangat intens, bagus untuk tim untuk meningkatkan fisik dan chemistry antarpemain. Program ini bagus untuk kiper karena fisik kiper sangat ditempa di sini. Fisik dasar, teknik, dan semuanya sangat ditempa sehingga sangat bagus untuk perkembangan di liga yang akan kami hadapi,” tutur Aqil.
Pengalaman pada sebuah turnamen pramusim lalu turut menjadi bagian dari proses adaptasi Aqil bersama Persija. Bergabung sebagai pemain baru di tengah komposisi skuad yang mengalami banyak perubahan membuat kemampuan membangun komunikasi menjadi salah satu hal yang harus segera dikuasai.
Turnamen pramusim tersebut pun memberikan gambaran awal mengenai tuntutan yang akan dihadapi sepanjang musim. Bagi Aqil, pengalaman itu menjadi modal untuk memasuki kompetisi dengan kesiapan yang lebih baik, baik dalam hal adaptasi maupun membangun pemahaman bersama rekan-rekannya.
“Sangat banyak pelajaran yang bisa diambil, mulai dari adaptasi dan komunikasi. Tentu preseason kemarin menjadi modal penting untuk liga nanti sehingga kami tidak kaget dan sudah terbiasa,” kata Aqil lagi.