Yusaku Yamadera Bertekad Bawa PSIM Kembali ke Jalur Kemenangan

Yusaku Yamadera Bertekad Bawa PSIM Kembali ke Jalur Kemenangan

27 Februari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PSIM YOGYAKARTA

SLEMAN -- Bek andalan PSIM Yogyakarta, Yusaku Yamadera punya tekad kuat untuk membawa timnya kembali ke jalur kemenangan. Misi itu yang dikibarkan pemain asal Jepang tersebut pada laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/26 saat dijamu PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (27/2) malam.

Meski mengakui durasi persiapan latihan jelang pertandingan nanti terbilang minim, namun dia tetap optimis menatap jalannya pertandingan lawan PSBS.

“Kami tidak punya banyak waktu untuk melakukan persiapan pertandingan nanti. Tapi kami telah mengadakan pertemuan dan kami tahu apa yang harus kami lakukan. Jadi kami siap untuk memenangkan pertandingan,” kata Yusaku Yamadera yakin.

Yusaku Yamadera sendiri menjadi salah satu palang pintu di lini belakang yang jadi andalan PSIM. Musim ini, dia sudah dipercaya bermain di 17 pertandingan dengan total 1.445 menit bermain.

Dengan waktu persiapan yang terbatas, skuad Laskar Mataram optimis bisa mengalahkan lawan yang berjuluk Badai Pasifik dalam laga krusial nanti.

PSIM terlecut untuk dapat segera kembali ke jalur kemenangan. Pasalnya, PSIM sudah puasa kemenangan di lima laga terakhirnya secara beruntun dengan hanya mampu mencatat tiga kali imbang dan dua kali kalah.

Yang pasti, meski terpaut posisi yang cukup jauh pada papan klasemen sementara, namun PSIM mewaspadai benar motivasi PSBS untuk dapat bangkit.

Saat ini PSIM masih ada di peringkat ke-8 dengan koleksi 33 poin. Jika mampu memenangi pertandingan lawan PSBS nanti, Laskar Mataram dipastikan akan naik dua strip lebih baik melangkahi Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung FC yang ada di peringkat ke-6 dan ke-7 dengan koleksi 35 poin dan sudah melakoni laga pekan ke-23.

Sedangkan PSBS saat ini masih berjuang di papan bawah untuk dapat menjauh dari jeratan zona merah. PSBS ada di posisi ke-15 dengan 18 poin, atau punya nilai yang sama dengan Persijap yang ada di peringkat 16 alias batas teratas zona degradasi.