Menjelang bergulirnya kompetisi Liga Nusantara 2025/26, I.League mengadakan Workshop Local Organizing Committee (LOC) secara daring dengan melibatkan perwakilan LOC dari tiga venue penyelenggara.
Memasuki musim kedua I.League mengelola kompetisi liga ketiga ini, sejumlah pembaruan regulasi dan materi penyegaran kembali disampaikan untuk memastikan kelancaran operasional kompetisi.
Pada musim ini, Liga Nusantara 2025/26 akan terbagi ke dalam empat grup yang diselenggarakan di tiga kota, yaitu:
Workshop dibuka oleh Ronny Suhatril, GM Operation Competition I.League, yang memberikan arahan sekaligus menekankan pentingnya profesionalisme panitia pelaksana.
“Kompetisi yang baik lahir dari persiapan yang baik. Melalui workshop ini, saya berharap seluruh tim LOC dapat bekerja dengan standar profesional, memahami setiap aspek teknis yang disampaikan, dan menjaga kualitas penyelenggaraan di setiap kota. Kolaborasi kita adalah kunci untuk menghadirkan kompetisi yang aman, tertib, dan berintegritas,” ujar Ronny Suhatril.
Selama workshop, para peserta menerima penjelasan menyeluruh terkait sejumlah aspek penting yang akan diterapkan pada musim ini, mulai dari peran dan koordinasi general coordinator, standar safety & security, tugas LOC chairman, serta sosialisasi id card. Materi juga mencakup aspek medical untuk memastikan kesiapsiagaan layanan kesehatan, pembahasan aspek marketing terkait aktivasi komersial, serta penjelasan mengenai manajemen media untuk menunjang kelancaran publikasi kompetisi.
Melalui workshop ini, I.League berharap seluruh panitia pelaksana dapat memahami pembaruan regulasi, menyelaraskan standar operasional, serta mampu mengomunikasikan seluruh informasi penting kepada klub-klub peserta.
Dengan koordinasi yang solid, kompetisi Liga Nusantara 2025/26 diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan profesional.