TERNATE – Malut United FC tidak ingin lengah saat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, Sabtu (7/3) malam.
Meski secara klasemen berada dalam posisi yang lebih baik, tim pelatih Malut United tetap menaruh kewaspadaan terhadap potensi kebangkitan Juku Eja.
Seperti diketahui PSM datang ke Ternate dengan situasi yang kurang ideal. Tim asuhan Thomas Trucha tengah mengalami periode sulit setelah menelan empat kekalahan beruntun.
Rangkaian hasil tersebut membuat PSM terpuruk di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan perolehan 23 poin.
Catatan tandangnya juga belum terlalu meyakinkan. Dari lima pertandingan tandang terakhir, PSM menelan empat kekalahan. Bahkan sepanjang musim ini mereka hanya sekali mencatatkan nirbobol dari 12 laga tandang.
Meski demikian, Malut United tidak ingin meremehkan lawannya. Asisten pelatih Ricardo Salampessy menilai kondisi tersebut justru bisa membuat PSM tampil lebih berbahaya karena memiliki motivasi tinggi untuk bangkit.
“Mereka datang dengan semangat memutus hasil minor empat kekalahan beruntun. Hal itu yang menjadi perhatian kami dan kami akan mengantisipasinya,” ujarnya.
Sedangkan Malut United sendiri memiliki catatan pertemuan yang cukup berimbang dengan PSM. Sejak musim lalu, kedua tim sudah tiga kali bertemu dengan hasil masing-masing satu kemenangan dan satu laga berakhir imbang.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada putaran pertama musim ini di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Malut United berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal David da Silva.
Kini, bermain di kandang sendiri, Malut United bertekad kembali meraih hasil positif sekaligus menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.
“Semoga kami dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan raihan tiga poin untuk masyarakat Maluku Utara dan Maluku,” pungkas Ricardo Salampessy.